Market Hari Ini 24 Sep 2025 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Uslimin Usle

JAST Tegaskan Komitmen Dukung MPPDN sebagai Pilar Indonesia Digital 2045

Lewat MPPDN, masyarakat bisa mengakses berbagai layanan pemerintah secara lebih cepat, mudah, dan terhubung dalam satu platform

PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) menegaskan dukungan penuh terhadap inisiatif pemerintah dalam menghadirkan Mall Pelayanan Publik Digital Nasional

Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com
Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) menegaskan dukungan penuh terhadap inisiatif pemerintah dalam menghadirkan Mall Pelayanan Publik Digital Nasional (MPPDN). Program ini dipandang sebagai jawaban atas kebutuhan digitalisasi layanan publik yang lebih sederhana, terintegrasi, dan ramah masyarakat.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digitalisasi menyampaikan, MPPDN dirancang untuk mereduksi tumpang tindih aplikasi layanan publik yang selama ini justru menyulitkan warga. “Lewat MPPDN, masyarakat bisa mengakses berbagai layanan pemerintah secara lebih cepat, mudah, dan terhubung dalam satu platform,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Langkah strategis ini sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Regulasi tersebut menjadi landasan integrasi data, interkoneksi jaringan intra-pemerintah, hingga transparansi layanan publik.

Nathania Olinda, Sekretaris Perusahaan JAST, menekankan bahwa arah kebijakan ini sepenuhnya sejalan dengan misi perseroan. “MPPDN sejalan dengan komitmen Jasnita dalam menghadirkan layanan digital terintegrasi, baik untuk pemerintah pusat maupun daerah,” tuturnya, Rabu (24/9).

Sebagai langkah konkret, JAST telah menyiapkan portofolio solusi andalan, mulai dari Cloud Contact Center, Omnichannel Platform, Digital Customer Experience Solutions, Layanan Darurat 112, hingga Managed Services. Seluruh produk ini diposisikan untuk menopang implementasi MPPDN secara menyeluruh.

“Transformasi digital bukan sekadar soal efisiensi birokrasi, melainkan tentang membangun layanan publik yang inklusif dan transparan,” imbuh Nathania. Ia menekankan, kombinasi inovasi komunikasi, teknologi kecerdasan buatan, serta pengalaman panjang JAST di bidang digitalisasi menjadi modal kuat untuk berkontribusi nyata.

Dengan optimisme tinggi, Jasnita memandang MPPDN sebagai tonggak penting menuju Indonesia Digital 2045, di mana layanan publik lebih modern, efisien, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait