Market Hari Ini 08 May 2024 Penulis: Syahrianto Editor: Tim Editorial

Jerman Catat Penurunan Produksi Industri 0,4 Persen

Jerman Catat Penurunan Produksi Industri 0,4 Persen
Jerman Catat Penurunan Produksi Industri 0,4 Persen

KABARBURSA.COM - Kantor statistik federal Jerman, Destatis, melaporkan produksi industri Jerman mengalami penurunan 0,4 persen pada Maret 2024, setelah sebelumnya pada Februari naik sebanyak 1,7 persen. Produksi industri tersebut tidak termasuk energi dan konstruksi.

Destatis merinci, produksi barang konsumsi turun 1,4 persen, dengan produksi barang setengah jadi turun 0,6 persen. Di luar industri, produksi energi anjlok 4,2 persen. Namun, produksi di bidang konstruksi meningkat sebesar 1,0 persen.

"Produksi di industri kecuali energi dan konstruksi turun 3,4 persen dibandingkan Maret 2023. Meskipun turun dari tahun ke tahun, produksi industri naik 1,0 persen untuk Januari hingga Maret 2024 dibandingkan tiga bulan sebelumnya," tulis kantor statistik Jerman dalam laporannya, dikutip Rabu, 8 Mei 2024.

Meskipun terjadi penurunan produksi industri, indikator ekonomi Jerman baru-baru ini mendukung ekspektasi perbaikan lingkungan makroekonomi. Aktivitas sektor jasa meningkat tajam pada April, dengan data perdagangan menunjukkan tren peningkatan permintaan.

Namun demikian, produksi industri mungkin terus mengalami tren penurunan menyusul penurunan pesanan pabrik yang tidak terduga pada Maret. Para ekonom memperkirakan produksi industri turun 0,6 persen.

Masih mengacu pada sumber yang sama, pesanan pabrik Jerman turun 0,4 persen pada Maret setelah turun 0,8 persen pada Februari. Para ekonom memperkirakan pesanan pabrik akan meningkat sebesar 0,5 persen.

Angka produksi industri terbaru kemungkinan tidak akan mempengaruhi ekspektasi investor terhadap penurunan suku bunga acuan Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) pada Juni. Namun, investor mungkin merasa nyaman dengan angka tiga bulan dalam tiga bulan.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait