KABARBURSA.COM - PT J&T Cargo, perusahaan kargo terkemuka, telah menetapkan target pertumbuhan yang lebih tinggi dalam volume pengiriman barang untuk tahun ini.
Menurut M. Said Abdullah, Manajer Jaringan Manajemen J&T, pencapaian mereka pada tahun 2023 mencatat pertumbuhan dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
"Dalam kurun waktu tahun 2023, kami berhasil mengembangkan jaringan dengan total 3.337 outlet dan melayani lebih dari 1,5 juta pelanggan. Secara keseluruhan, kami telah mengirimkan barang sebanyak 200.000 ton," ujarnya pada acara Media Iftar 1445 H di Jakarta Pusat dikutip Rabu 27 Maret 2024.
Abdullah melanjutkan, pada tahun sebelumnya, J&T telah memiliki total 98 gateway atau gudang yang berfungsi sebagai pusat sortir di berbagai wilayah, serta memiliki 3.000 armada yang tidak termasuk kendaraan bermotor.
Dalam menghadapi momen Ramadan tahun 2024, J&T memproyeksikan peningkatan volume pengiriman hingga dua kali lipat dari hari-hari biasa. Tahun lalu, mereka mencatat peningkatan tiga kali lipat dari hari-hari biasa.
"Kami memperkirakan peningkatan volume pengiriman akan mencapai dua kali lipat, dibandingkan tiga kali lipat tahun lalu. Kami didukung oleh lima e-commerce atau platform layanan online kami. Permintaan pesanan secara online dapat meningkat hingga tiga hingga empat kali lipat, sedangkan secara offline meningkat dua hingga tiga kali lipat selama Ramadan," jelasnya.
Sementara itu, dalam konteks pengiriman barang pada bulan Ramadan, J&T mencatat bahwa pakaian merupakan barang yang paling banyak dikirimkan dalam jumlah besar. Mengantisipasi volume besar pengiriman pakaian, mereka menjalin kerja sama dengan UMKM lokal yang bergerak dalam penjualan mukena, peci, dan produk lainnya.
"Tidak hanya pakaian, kami juga menerima permintaan pengiriman kargo untuk sepeda motor. Permintaan ini cukup tinggi terutama di wilayah Jawa Tengah dan Timur selama masa Mudik Lebaran," tambahnya.