Market Hari Ini 22 Feb 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Jual Lahan 149 Ha Rp1,6 Triliun, BKSL Perkuat Keuangan

Penjualan lahan kepada Grup Genting pada Desember 2025 memperkuat kas internal.

BKSL jual lahan 149 hektare senilai Rp1,6 triliun ke Grup Genting. Dana memperkuat likuiditas dan mempercepat pelunasan sisa kewajiban PKPU.

PT Sentul City Tbk (BKSL) mencatatkan penjualan lahan seluas sekitar 149 hektare kepada Grup Genting. (Foto: Dok. Sentul City)
PT Sentul City Tbk (BKSL) mencatatkan penjualan lahan seluas sekitar 149 hektare kepada Grup Genting. (Foto: Dok. Sentul City)

KABARBURSA.COM – PT Sentul City Tbk (BKSL) mencatatkan penjualan lahan seluas sekitar 149 hektare kepada Grup Genting senilai kurang lebih Rp1,6 triliun pada Desember 2025. 

Dana tersebut memperkuat posisi kas internal dan digunakan untuk mempercepat pelunasan sisa kewajiban Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Manajemen menyatakan transaksi tersebut mendorong likuiditas dan memberikan fleksibilitas finansial untuk mempercepat penyelesaian kewajiban PKPU yang kini disebutkan telah sangat minim.

Langkah ini diambil untuk menurunkan beban bunga dan mendukung profitabilitas Perseroan.

Presiden Direktur BKSL, Hiramsyah S. Thaib, menyampaikan komitmen perusahaan terhadap penguatan jangka panjang kawasan. 

“Kami berkomitmen penuh untuk terus memperkuat mitigasi jangka panjang sebagai upaya kami dalam menjaga Sentul City tetap menjadi kawasan hunian yang aman, asri, tangguh, dan bernilai investasi,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Minggu, 22 Februari 2026.

Ia menambahkan bahwa kondisi finansial yang lebih sehat menjadi landasan untuk fokus pada pengembangan kawasan. 

“Dengan selesainya kewajiban masa lalu dan likuiditas yang terjaga, kami kini fokus memperkuat posisi Sentul City sebagai destinasi hunian yang andal, dengan Transit-Oriented Development (TOD), sekaligus sebagai investasi utama,” katanya.

Selain penguatan struktur keuangan, Perseroan juga memastikan operasional kawasan Sentul City tetap berjalan normal setelah terjadi limpasan air parsial di akses menuju Kawasan Spring City pada 11 Februari 2026. 

Manajemen menyebut jalur terdampak telah dibersihkan dan kembali normal sejak pukul 20.00 WIB pada hari yang sama.

Perseroan juga melakukan tinjauan lapangan bersama perwakilan Pemerintah Kabupaten Bogor, termasuk Camat Babakan Madang, Kepala DPMPTSP, Kepala DPTR, serta Kementerian Pekerjaan Umum guna memastikan infrastruktur berfungsi optimal.

Audit intensif terhadap sistem drainase kawasan tengah dilakukan sebagai bagian dari langkah mitigasi lanjutan.

Manajemen menyatakan bahwa percepatan pelunasan PKPU menjadi milestone penting dalam fase pertumbuhan berikutnya. 

Dengan sisa kewajiban yang telah ditekan, Perseroan menyebut memiliki fleksibilitas penuh dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan kawasan secara berkelanjutan.

BKSL merupakan pengembang kawasan Sentul City seluas sekitar 3.100 hektare di Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

Kawasan ini dikembangkan sebagai kota mandiri yang mengintegrasikan hunian, fasilitas komersial, olahraga, dan rekreasi dalam satu area terencana. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait