Market Hari Ini 30 Apr 2024 Penulis: Syahrianto Editor: Tim Editorial

Kapasitas Penyimpanan Energi Baru China Capai 35 Gigawatt

Kapasitas Penyimpanan Energi Baru China Capai 35 Gigawatt
Kapasitas Penyimpanan Energi Baru China Capai 35 Gigawatt

KABARBURSA.COM - Kapasitas penyimpanan energi di China terus meningkat di kuartal pertama 2024, sebagai bagian dari upaya negara untuk memajukan transisi energi yang ramah lingkungan.

Menurut Administrasi Energi Nasional (NEA) China, pada akhir Maret, kapasitas terpasang penyimpanan energi tipe baru mencapai 35,3 gigawatt, meningkat 2,1 kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pejabat NEA Bian Guangqi dalam sebuah konferensi pers menyatakan bahwa wilayah barat laut China mencatat perkembangan tercepat dalam fasilitas penyimpanan energi tipe baru, dengan 10,3 gigawatt terpasang dan dioperasikan, menyumbang 29,2 persen dari total kapasitas negara.

"NEA telah merilis daftar 56 proyek demonstrasi percontohan penyimpanan energi tipe baru, termasuk 17 proyek baterai lithium-ion dan 11 proyek penyimpanan energi udara bertekanan," tuturnya.

Beberapa proyek ini sudah terhubung ke jaringan listrik, yang secara efektif memajukan adopsi teknologi baru. NEA berkomitmen untuk terus mendorong inovasi teknologi guna mendukung pengembangan sistem energi yang baru.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait