Market Hari Ini 16 Feb 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Kartu Prakerja Tetap Saat Ganti Presiden

Kartu Prakerja Tetap Saat Ganti Presiden
Kartu Prakerja Tetap Saat Ganti Presiden

KABARBURSA.COM - Kartu Prakerja tetap akan menjadi program pemerintahan baru kelak, jika hasil hitung cepat yang memenangkan Prabowo-Gibran menjadi hasil akhir hasil hitung nyata yang masih terus dilakukan oleh KPU.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memastikan bahwa program unggulan Presiden Joko Widodo, Kartu Prakerja, akan diperpanjang hingga tahun 2025. Hal ini mengingat peran Kartu Prakerja sebagai sarana pelatihan yang paling masif dalam meningkatkan produktivitas masyarakat.

Airlangga menyatakan bahwa program Kartu Prakerja akan diperluas dan diperbesar manfaatnya di masa depan, sehingga pemerintahan baru diharapkan akan meneruskan program ini.

"Diperpanjang dan diperbesar, nah ini yang akan kita bicara tentu dengan Bu Menteri Keuangan untuk anggaran 2025," ungkapnya kepada awak media pada Jumat, 16 Februari 2024. Menurut Airlangga, program ini akan mendukung produktivitas masyarakat, terutama generasi muda.

Kementerian Koordinator Perekonomian menargetkan peningkatan anggaran program Kartu Prakerja tahun 2024 menjadi Rp 5 triliun dari Rp 4,37 triliun pada tahun 2023, dengan target peserta mencapai 1,2 juta orang. Berdasarkan data Kementerian Koordinator Perekonomian, dari tahun 2020 hingga 2023, program Kartu Prakerja telah diikuti oleh 17,57 juta peserta yang terdiri dari pencari kerja dan wirausahawan.

Kartu Prakerja memiliki misi untuk meningkatkan keterampilan (upskilling) dan penyesuaian keterampilan (reskilling) seluruh angkatan kerja Indonesia. Peserta program berasal dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia, dan pada tahun 2023, pelatihan tatap muka (luring) telah dimulai.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait