Market Hari Ini 04 Mar 2024 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Tim Editorial

Kemenperin: P3DN dongkrak pertumbuhan ekonomi nasional

Kemenperin: P3DN dongkrak pertumbuhan ekonomi nasional
Kemenperin: P3DN dongkrak pertumbuhan ekonomi nasional

KABARBURSA.COM - Kementerian Perindustrian menyatakan bahwa Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) memiliki potensi untuk memacu pertumbuhan ekonomi nasional.

Sekretaris Jenderal Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto, dalam keterangan di Jakarta pada hari Senin, menekankan bahwa hal tersebut terlihat dari perkembangan infrastruktur industri manufaktur, seperti pembangunan pabrik baru, dan penyerapan tenaga kerja lokal.

Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa penggunaan produk dalam negeri dapat memberikan dampak positif secara langsung pada ketahanan ekonomi nasional.

Berdasarkan studi dari peneliti ekonomi, setiap Rp1 yang diinvestasikan untuk membeli produk dalam negeri berpotensi menghasilkan pengembalian sekitar Rp2,2 atau lebih dari dua kali lipat.

Oleh karena itu, setiap instansi atau lembaga pemerintah yang mendukung penggunaan produk dalam negeri akan berkontribusi pada perekonomian nasional, yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Demi mewujudkan tujuan tersebut, Eko menyebut bahwa Kemenperin menggelar Business Matching 2024, sebuah inisiatif yang menghubungkan pelaku industri sebagai produsen dengan pengguna produk dalam negeri, khususnya yang terkait dengan pengadaan barang dan jasa oleh pemerintah.

Menurutnya, melalui program P3DN ini, anggaran yang dapat diputar kembali diperkirakan mencapai Rp1.200 triliun.

“Kami telah mengidentifikasi potensi belanja pemerintah untuk pembelian produk dalam negeri sekitar Rp1.200 triliun. Dengan potensi anggaran di tingkat pusat dan daerah, kami berupaya menghubungkan pengguna anggaran dengan penyedia produk dalam negeri yang tentu memiliki sertifikat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN),” ujarnya.

Selain membantu mendongkrak perekonomian nasional, kewajiban penggunaan produk dalam negeri ini juga bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada produk impor.

“Langkah ini sejalan dengan kebijakan substitusi impor yang sedang digencarkan oleh Kemenperin. Oleh karena itu, kami optimistis bahwa produk industri lokal dapat unggul di negeri sendiri,” kata Eko.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait