Market Hari Ini 07 Mar 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Ketika Pasar Menanti Penurunan Suku Bunga ECB

Ketika Pasar Menanti Penurunan Suku Bunga ECB
Ketika Pasar Menanti Penurunan Suku Bunga ECB

KABARBURSA.COM - European Central Bank (ECB) akan bertemu lagi pada minggu ini di tengah penurunan inflasi, sedikit pemulihan aktivitas ekonomi, dan pemahaman umum bahwa pergerakan suku bunga berikutnya akan menurun. Satu-satunya pertanyaan bagi pasar adalah, kapan hal itu akan terjadi?

Beberapa bulan yang lalu, pasar yakin bahwa pertemuan Maret akan menjadi pertemuan yang tepat. Namun hal itu jelas tidak lagi terjadi. Jadi apa yang mungkin terjadi sekarang?

"Tidak seperti pertemuan sebelumnya, pertanyaan mengenai waktu penurunan suku bunga kini akan menjadi agenda," kata Pengamat Natixis ECB Dirk Schumacher, dalam catatan penelitiannya, dikutip dari CNBC International, Kamis, 7 Maret 2024.

"Proyeksi staf yang diperbarui kemungkinan menunjukkan revisi inflasi yang lebih rendah untuk tahun ini, memperkuat sinyal bahwa ECB semakin mendekati penurunan suku bunga," tambahnya.

Pembacaan harga konsumen baru-baru ini menunjukkan perlambatan inflasi umum menjadi 2,6persen pada Februari, namun harga jasa masih naik sebesar 3,9persen pada bulan tersebut. Selain itu, masih terdapat tekanan harga lainnya, seperti aksi mogok kerja yang sedang berlangsung di Jerman, yang merupakan tanda jelas bahwa upah mungkin masih meningkat.

"Kejutan inti sisi positifnya ada di sektor jasa, yang akan ditafsirkan oleh ECB sebagai lebih bersifat domestik dan oleh karena itu lebih berhati-hati terhadap kebijakan moneter," kata Mark Wall dari Deutsche Bank dalam sebuah catatan penelitian.

"Tidak ada alasan untuk berpikir bahwa laju inflasi jangka pendek telah mereda. Jika ada, itu mungkin sedikit lebih kuat," pungkasnya.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait