KABARBURSA.COM-Smart Aviation, perusahaan jasa angkutan udara niaga tidak berjadwal, bakal menambah empat armada pesawat untuk meningkatkan kinerja perusahaan mereka.
Executive Business Development Smart Aviation Hastera Nagara mengungkapkan rencana perusahaan untuk memperoleh tiga unit pesawat Cessna 208 Caravan dan satu unit pesawat Cessna 408 Sky Courier.
"Dalam tahun ini, kami akan mendapatkan tiga unit Cessna Caravan, sedangkan satu unit Sky Courier akan tiba pada tahun 2027. Namun, kesepakatan telah ditandatangani dan pembayaran awal sudah dilakukan, jadi saat ini pesawat sedang dalam proses perakitan," jelas Hastera saat diwawancarai dalam acara Intimate Luncheon Smart Aviation with Media, dilansir Kamis 22 Februari 2024.
Dengan penambahan empat pesawat baru ini, total armada Smart Aviation akan mencapai 24 pesawat.
Hastera juga mengungkapkan harga untuk Cessna 208 Caravan sebesar US$3,350 juta (sekitar Rp 52,437 miliar) dan harga untuk Cessna 408 Sky Courier sebesar US$9,8 juta (sekitar Rp 153,44 miliar). "Hingga saat ini, kami mampu membeli pesawat dengan pembayaran tunai," tambahnya.
Dalam hal pangsa pasar, Hastera menyatakan bahwa permintaan layanan perusahaan masih seimbang antara Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dan non-TMC. "Hingga saat ini, pendapatan kami masih terbagi 50:50 antara TMC dan penerbangan reguler di Papua dan Kalimantan. Layanan TMC bergantung pada penunjukan langsung dari BMKG dan BNPB, sementara penerbangan reguler berlangsung sehari-hari di Papua dan Kalimantan," ungkapnya.
Smart Aviation menawarkan berbagai jenis layanan, termasuk penyewaan pesawat eksklusif, Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), penerbangan survei udara, serta fasilitas bandara dan hangar pribadi untuk perawatan pesawat dan helikopter.