Market Hari Ini 01 Apr 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Kinerja Emiten Tambang BUMN Lesu Selama 2023

Kinerja Emiten Tambang BUMN Lesu Selama 2023
Kinerja Emiten Tambang BUMN Lesu Selama 2023

KABARBURSA.COM - Tiga emiten pelat merah dalam sektor tambang dan energi mengalami penurunan kinerja sepanjang tahun 2023 bila dibandingkan dengan tahun 2022. Mereka adalah PT Timah Tbk (TINS), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam, serta PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Menurut laporan keuangan tahunan, TINS mengalami kerugian hingga Rp 449,67 miliar per 31 Desember 2023, berbanding terbalik dengan laba pada tahun 2022 sebesar Rp 1,041 triliun.

Sementara ANTM mencatatkan laba bersih senilai Rp 3,077 triliun, mengalami penurunan 19,45 persen dibandingkan dengan laba tahun 2022 yang mencapai Rp 3,82 triliun. Di sektor batu bara, laba bersih PTBA turun 50,7 persen menjadi Rp 6,3 triliun dibandingkan dengan laba pada tahun 2022 sebesar Rp 12,78 triliun.

Pengamat energi Komaidi Notonegoro menjelaskan, penurunan kinerja ini terkait dengan rendahnya harga komoditas di sektor tambang . "Harga komoditas cenderung lebih rendah dibanding tahun 2022, baik di sektor energi maupun mineral," jelasnya, Senin 1 April 2024.

Komaidi menambahkan bahwa penurunan harga komoditas tersebut mengarah pada kerugian bagi emiten-emiten, dan menyatakan pentingnya menerapkan hilirisasi sebagai strategi untuk meningkatkan nilai tambah, terutama bagi emiten BUMN di sektor tambang dan energi.

Direktur Portofolio dan Pengembangan Usaha dari holding BUMN bidang tambang dan energi, MIND ID Dilo Seno Widagdo juga menyatakan bahwa rendahnya harga komoditas mempengaruhi bisnis, khususnya di sektor timah, yang juga dipengaruhi oleh maraknya aktivitas penambangan ilegal. "Kami optimis terkait pertumbuhan MIND ID grup di tahun 2024, menyatakan keyakinan bahwa konsolidasi MIND ID akan terus memberikan keuntungan dan pertumbuhan yang berkelanjutan," tukasnya.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait