Market Hari Ini 21 Aug 2025 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Konsistensi Dekarbonisasi Chandra Asri (TPIA) Dapat Ganjaran Positif ini

Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) raih penghargaan Industri Hijau 2025, bukti konsistensi dekarbonisasi dan pengembangan ekonomi sirkular di Indonesia.

Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) raih penghargaan Industri Hijau 2025, bukti konsistensi dekarbonisasi dan pengembangan ekonomi sirkular di Indonesia.

PT Chandra Asri Pacific Tbk atau Chandra Asri Group (TPIA) kembali mencatat prestasi dengan meraih penghargaan di 2025. (Foto: Dok. Chandra Asri)
PT Chandra Asri Pacific Tbk atau Chandra Asri Group (TPIA) kembali mencatat prestasi dengan meraih penghargaan di 2025. (Foto: Dok. Chandra Asri)

Daftar Isi

  1. 01 Inovasi Ekonomi Sirkular Chandra Asri

KABARBURSA.COM – PT Chandra Asri Pacific Tbk atau Chandra Asri Group (TPIA) kembali mencatat prestasi dengan meraih Penghargaan Industri Hijau 2025 yang diselenggarakan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. 

Emiten petrokimia terbesar di Tanah Air itu sukses menyabet kategori Transformasi Menuju Industri Hijau.

Pada ajang tersebut, Pabrik TPIA di Pulo Ampel berhasil menempati peringkat 1, sementara pabrik di Ciwandan menempati posisi ke-4. Capaian ini menegaskan konsistensi TPIA dalam menerapkan praktik industri ramah lingkungan di tengah tekanan global untuk menurunkan emisi gas rumah kaca.

Sejak 2018, Chandra Asri telah mencatat penurunan emisi karbon 14,2 persen. 

Strategi dekarbonisasi dilakukan melalui efisiensi energi, pemanfaatan energi terbarukan, penerapan teknologi rendah karbon, hingga Nature Based Solutions (NBS).

Direktur Legal, Hubungan Eksternal, dan Ekonomi Sirkular TPIA, Edi Rivai, menyampaikan penghargaan ini sebagai validasi atas langkah strategis perusahaan.

“Penghargaan Industri Hijau menandai konsistensi Chandra Asri Group menghadirkan industri rendah karbon sekaligus membangun ekosistem ekonomi sirkular di Indonesia. Keberhasilan menurunkan jejak karbon dan mengembangkan solusi sirkular adalah fondasi penting keberlangsungan industri di masa depan,” ujarnya, melalui siaran pers, dikutip Kamis, 21 Agustus 2025.

Portofolio TPIA yang mencakup kilang berkapasitas 237 ribu barel per hari, unit ethylene cracker 1,1 juta ton per tahun, serta naphtha cracker 0,9 juta ton di Cilegon, menjadi basis penting dalam mendukung dekarbonisasi dan ekonomi sirkular.

Kombinasi strategi hijau dan kekuatan aset menjadikan TPIA salah satu emiten utama yang diperhitungkan, baik bagi investor institusi maupun ritel. 

Pencapaian penghargaan Industri Hijau 2025 berpotensi menjadi katalis tambahan untuk pergerakan saham TPIA pada semester II 2025.

Inovasi Ekonomi Sirkular Chandra Asri

Selain dekarbonisasi, TPIA aktif menjalankan prinsip ekonomi sirkular. Inisiatif yang berjalan antara lain:

  • PLUSRI, pengolahan sampah plastik menjadi minyak pirolisis.
  • CIRCLO, aspal plastik dari cacahan plastik bernilai rendah.
  • Cofiring RDF (Refuse Derived Fuel), pemanfaatan sampah sebagai bahan bakar alternatif.

Langkah-langkah ini tidak hanya mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan, tetapi juga memberi nilai tambah ekonomis pada limbah, sekaligus memperkuat citra TPIA sebagai pionir green industry di Indonesia. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait