Market Hari Ini 21 Sep 2025 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Kredit Bank Mandiri (BMRI) Tumbuh Dua Digit, DPK Solid

Bank Mandiri laporkan kredit naik 11 persen yoy dan DPK 10,7 persen di kuartal II 2025, CASA tembus 78,4 persen per Juni.

Bank Mandiri laporkan kredit naik 11 persen yoy dan DPK 10,7 persen di kuartal II 2025, CASA tembus 78,4 persen per Juni.

Aktivitas pembiayaan produktif di berbagai sektor strategis kembali mendorong kinerja PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (Foto: Dok. Bank Mandiri)
Aktivitas pembiayaan produktif di berbagai sektor strategis kembali mendorong kinerja PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (Foto: Dok. Bank Mandiri)

KABARBURSA.COM – Aktivitas pembiayaan produktif di berbagai sektor strategis kembali mendorong kinerja PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada kuartal II 2025. 

Dari sektor industri hingga UMKM, pertumbuhan kredit perseroan tercatat lebih tinggi dibanding rata-rata industri perbankan nasional.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini menyampaikan, penyaluran kredit konsolidasi Bank Mandiri mencapai Rp1.701 triliun per Juni 2025, tumbuh 11 persen secara tahunan (yoy). 

Pertumbuhan ini melampaui rata-rata industri yang hanya 7,03 persen menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Kami akan terus menjaga pertumbuhan kredit Bank Mandiri di atas rata-rata industri. Akselerasi kredit difokuskan untuk memperkuat kinerja ekonomi nasional sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Novita dalam keterangan tertulis.

Pertumbuhan kredit tersebut merata di seluruh wilayah Indonesia, terutama pada sektor energi, manufaktur padat karya, infrastruktur, hingga perdagangan. 

Segmen UMKM juga mencatatkan pertumbuhan signifikan, dengan penyaluran kredit mikro produktif naik 12,6 persen yoy pada akhir Juni 2025.

Sejalan dengan itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) konsolidasi Bank Mandiri mencapai Rp1.828 triliun atau tumbuh 10,7 persen yoy, lebih tinggi dari rata-rata industri. 

Pertumbuhan DPK ditopang peningkatan dana murah (CASA) yang menembus 78,4 persen, sehingga memperkuat likuiditas dan efisiensi biaya dana.

Menurut Novita, keberhasilan menjaga struktur pendanaan tersebut menjadi fondasi untuk melanjutkan strategi pertumbuhan Bank Mandiri yang berfokus pada ekosistem dan digitalisasi.

Aplikasi Livin’ by Mandiri hingga pertengahan 2025 digunakan oleh 32,9 juta pengguna, meningkat 27 persen yoy, dengan nilai transaksi menembus Rp2.097 triliun.

Selain itu, Bank Mandiri juga mencatat portofolio pembiayaan hijau sebesar Rp304,5 triliun, naik 9,6 persen yoy. 

Peningkatan ini menegaskan konsistensi perseroan dalam memperkuat praktik keberlanjutan sejalan dengan agenda ekonomi hijau. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait