Market Hari Ini 16 Apr 2024 Penulis: Syahrianto Editor: Tim Editorial

Kredit Macet Fintech P2P 2024 Naik 27 Persen

Kredit Macet Fintech P2P 2024 Naik 27 Persen
Kredit Macet Fintech P2P 2024 Naik 27 Persen

KABARBURSA.COM - Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), fintech P2P lending atau pinjaman online mengalirkan pembiayaan mencapai Rp60,4 triliun pada 2024.

Data statistik P2P Lending periode Januari 2024 menunjukkan bahwa sekitar 2,94 persen dari total pembiayaan tersebut tergolong dalam kategori kredit macet, atau memiliki tingkat wanprestasi di atas 90 hari (TWP90).

OJK mencatat bahwa TWP90 fintech P2P lending pada tahun 2024 mengalami peningkatan sebesar 27 persen, mencapai Rp1,78 triliun dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp1,40 triliun.

Dalam menghadapi data ini, OJK telah mengatur bahwa fintech P2P lending tidak diperbolehkan melakukan write-off atau menghapus tagihan secara langsung karena sumber dana pendanaannya bukan berasal dari penyelenggara fintech P2P lending.

“Secara prinsip, tidak memungkinkan. Pihak yang berhak melakukan write-off dalam konteks fintech P2P lending adalah pemberi dana,” kata Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) di OJK.

Agusman menegaskan bahwa proses write-off hanya dapat dilakukan pada fintech P2P lending jika mendapat persetujuan dari pemberi dana, sesuai dengan ketentuan dalam Surat Edaran OJK (SEOJK) Nomor 19 Tahun 2023.

Langkah perbaikan terhadap TKB90, menurutnya, termasuk tindakan pemberi dana untuk melakukan hapus buku dan hapus tagihan atas pendanaan yang mengalami wanprestasi.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait