Market Hari Ini 05 Mar 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Krisis Populasi di China, Xi Jinping Langkah Sigap

Krisis Populasi di China, Xi Jinping Langkah Sigap
Krisis Populasi di China, Xi Jinping Langkah Sigap

KABARBURSA.COM-China memperlihatkan tekadnya untuk menangani tantangan krisis populasi di tengah menurunnya angka kelahiran. Dua sumber pemerintah mengungkapkan bahwa China akan mengambil langkah besar untuk mendukung peningkatan jumlah kelahiran bayi.

Mereka juga menyebutkan bahwa pemerintah telah merumuskan rencana yang detail untuk mendukung pertumbuhan populasi kelompok lanjut usia di China.

"Mereka berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang kondusif untuk kelahiran dan mendorong pertumbuhan populasi yang seimbang dalam jangka panjang," demikian dikutip dari Reuters pada Selasa 5 Maret 2024.

Berdasarkan laporan pemerintah, langkah-langkah akan diambil untuk mengembangkan fasilitas penitipan anak guna mengurangi beban finansial terkait persalinan, pengasuhan, dan pendidikan anak.

Dalam laporan terpisah dari Perdana Menteri Li Qiang, disebutkan bahwa China akan merevisi kebijakan guna meningkatkan angka kelahiran.

Upaya tersebut mencakup perbaikan kebijakan cuti orang tua, peningkatan mekanisme pembagian biaya tenaga kerja antara pekerja dan pengusaha, serta peningkatan ketersediaan layanan penitipan anak.

Langkah-langkah baru ini diambil karena angka kelahiran dan pernikahan menurun secara drastis, sementara jumlah lansia terus bertambah pesat.

Beberapa pihak menyalahkan kebijakan satu anak yang diberlakukan oleh pemerintah China pada tahun 1980-2015 sebagai penyebab menurunnya angka kelahiran.

Kebijakan tersebut bahkan memberlakukan sanksi bagi keluarga yang melahirkan lebih dari satu anak, yang menyebabkan trauma sosial yang cukup besar.

Tidak hanya itu, biaya hidup yang semakin meningkat juga menjadi faktor utama yang membuat beberapa perempuan enggan untuk memiliki anak.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait