Market Hari Ini 30 Aug 2025 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Uslimin Usle

Laba Antam Meroket 240 Persen di Semester I 2025: Capai Rp5,14 Triliun

Pada paruh pertama 2025, Antam berhasil mencatatkan laba periode berjalan sebesar Rp5,14 triliun

PT Aneka Tambang Tbk atau Antam (ANTM) ,mencatatkan capaian kinerja keuangan yang cemerlang pada semester I 2025

Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: dok KabarBursa.com
Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - PT Aneka Tambang Tbk atau Antam (ANTM) ,mencatatkan capaian kinerja keuangan yang cemerlang pada semester I 2025. Capaian ini didorong oleh pertumbuhan kinerja komoditas emas dan nikel. 

Pada paruh pertama 2025, Antam berhasil mencatatkan laba periode berjalan sebesar Rp5,14 triliun, meningkatkan hingga 240 persen dibanding periode yang sama tahun lalu senilai Rp1,51 triliun.

Perlu diketahui, pada semester I 2025 Antam mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp59,02 triliun, tumbuh signifikan 155 persen dibandingkan periode serupa tahun lalu sebesar Rp23,19 triliun. 

Penjualan domestik pada semester I 2025 berkontribusi sebesar Rp57,11 triliun atau setara 97 persen dari total penjualan bersih Antam di pertengahan tahun ini.  

Pertumbuhan Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) Antam pada semester I 2025 sebesar Rp7,11 triliun, melonjak signifikan 194 persen dibandingkan periode serupa tahun lalu sebesar Rp2,42 triliun.

Capaian laba kotor Antam pada pertengahan tahun ini sebesar Rp8,24 triliun, meningkat signifikan 311 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2 triliun. 

Sementara itu, capaian laba usaha perusahaan pada periode ini turut mencatatkan pertumbuhan dengan capaian sebesar Rp6,14 triliun, melonjak signifikan 1.053 persen dari semester I 2024 sebesar Rp532,33 miliar.

Catatan tersebut mendorong nilai laba bersih per saham dasar ANTAM pada semester I 2025 sebesar Rp195,43 per saham dasar, meningkat signifikan 203 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp64,52 per saham dasar.

Direktur Utama Antam Achmad Ardianto menyampaikan, hasil yang diraih pada paruh pertama 2025 tidak lepas usai perusahaan mengimplementasikan strategi diversifikasi yang adaptif dan selaras dengan dinamika pasar global. 

"Dengan mengedepankan inovasi, disiplin biaya, dan efisiensi operasional, ANTAM mampu menjaga fundamental bisnis tetap kuat serta memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisinya sebagai perusahaan pertambangan terdepan di Indonesia," ujar dia dalam keterangannya, Jumat, 29 Agustus 2025.

Ardianto mengatakan jika Antam berkomitmen menjaga ketahanan keuangan perusahaan melalui pengelolaan bisnis yang prudent dan navigasi keuangan yang terarah. 

"Dengan disiplin mengendalikan biaya, mengoptimalkan efisiensi, dan menyesuaikan strategi dengan kondisi pasar, Perusahaan berhasil mempertahankan kestabilan operasional serta tingkat biaya tunai produksi yang kompetitif”, tambah dia

Pada posisi keuangan Perusahaan, Antam membukukan kenaikan aset pada pada semester I 2025 sebesar 23 persen atau mencapai Rp48,38 triliun, dari capaian periode serupa tahun lalu sebesar Rp39,18 triliun. 

Selain itu, nilai ekuitas Antam juga meningkat menjadi Rp33,71 triliun, tumbuh 14 persen dari semester I 2024 sebesar Rp29,69 triliun. Posisi arus kas bersih Antam dari aktivitas operasi semester I 2025 sebesar Rp2,29 triliun, meningkat 277 persen dibanding periode serupa tahun lalu. 

Sementara itu, saldo kas dan setara kas Antam pada akhir periode semester I 2025 tercatat sebesar Rp10,51 triliun, tumbuh 20 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp8,75 triliun.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait