Market Hari Ini 27 Feb 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Laba Bersih Astra (ASII) Meroket ke Rp33,83 T 2023

Laba Bersih Astra (ASII) Meroket ke Rp33,83 T 2023
Laba Bersih Astra (ASII) Meroket ke Rp33,83 T 2023

KABARBURSA.COM - PT Astra International Tbk. (ASII), sebuah perusahaan konglomerasi, berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp33,83 triliun sepanjang tahun 2023. Capaian ini didukung oleh kinerja positif dari berbagai divisi bisnis Grup Astra, terutama dalam sektor pertambangan dan otomotif.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), laba bersih ASII mengalami kenaikan sebesar 16,91 persen secara year-on-year (YoY) hingga 31 Desember 2023, mencapai Rp33,83 triliun, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2022 yang sebesar Rp28,94 triliun. Kenaikan laba bersih ASII juga didorong oleh pendapatan perseroan yang naik 5,03 persen YoY menjadi Rp316,56 triliun, dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp301,37 triliun.

Secara terperinci, pendapatan ASII berasal dari berbagai segmen, dengan segmen alat berat dan tambang menjadi penyumbang pendapatan terbesar sebesar Rp128,58 triliun, diikuti oleh segmen otomotif sebesar Rp128,25 triliun. Selanjutnya, jasa keuangan berkontribusi sebesar Rp29,99 triliun dan agribisnis sebesar Rp20,74 triliun. Pendapatan dari segmen infrastruktur dan logistik berkontribusi sebesar Rp9,15 triliun, teknologi informasi Rp2,96 triliun, dan properti Rp1,04 triliun.

Pendapatan tersebut dikurangi oleh biaya eliminasi sebesar Rp4,18 triliun. Seiring dengan kenaikan pendapatan, beban pokok ASII juga mengalami peningkatan sebesar 5,17 persen menjadi Rp243,25 triliun, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp231,29 triliun.

Akibatnya, laba bruto ASII naik 4,59 persen menjadi Rp73,31 triliun pada 9 bulan 2023, dibandingkan periode yang sama pada tahun 2022 sebesar Rp70,08 triliun. Namun, kas dan setara kas pada akhir periode mengalami penurunan sebesar 32,88 persen YoY menjadi Rp41,13 triliun dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2022 yang sebesar Rp61,29 triliun. Dilihat dari neraca, total aset ASII naik menjadi Rp445,67 triliun hingga 31 Desember 2023, dibandingkan dengan posisi akhir pada tahun 2022 yang sebesar Rp413,29 triliun.

Liabilitas perseroan juga mengalami kenaikan menjadi Rp195,26 triliun dibandingkan dengan akhir tahun 2022 yang sebesar Rp169,57 triliun. Sedangkan ekuitas ASII turun menjadi Rp250,41 triliun dibandingkan dengan akhir Desember 2022 yang sebesar Rp243,72 triliun.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait