Market Hari Ini 21 Apr 2026 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

Laba BMRI Tumbuh 16 Persen, Livin’ Catatkan Transaksi 1,24 Miliar

Aplikasi digital jadi motor baru kinerja, di tengah pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga yang melampaui rata-rata industri.

Laba BMRI naik 16,6 persen di Q1 2026, ditopang Livin’ by Mandiri yang tumbuh 27% dan ekspansi kredit di atas industri.

Laporan keuangan triwulan Bank Mandiri mencatatkan pertumbuhan sebesar 16 persen, di mana aplikasi Livin' by Mandiri ikut bertumbuh sebesar 27 persen. (Foto: dok Bank Mandiri)
Laporan keuangan triwulan Bank Mandiri mencatatkan pertumbuhan sebesar 16 persen, di mana aplikasi Livin' by Mandiri ikut bertumbuh sebesar 27 persen. (Foto: dok Bank Mandiri)

Daftar Isi

  1. 01 Livin’ by Mandiri Bertumbuh 27 Persen

KABARBURSA.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang bertumbuh sebesar 16 persen. Begitu pula dengan aplikasi Livin’ by Mandiri yang bertumbuh pesat dan menjadi salah satu penggerak utama kinerja bank mandiri.

Berdasarkan catatan keuangannya, pada kuartal I-2026, Bank Mandiri berhasil membukukan laba bersih konsolidasi tercatat Rp15,4 triliun. Angka ini meningkat 16,6 persen secara tahunan. Adapun capaian ini ditopang oleh profitabilitas yang tetap tinggi dengan ROE di level 22,1 persen serta rasio permodalan (CAR) sebesar 19,7 persen.

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit mencapai Rp1.530 triliun atau tumbuh 17,4 persen secara tahunan. Penyaluran kredit ini berada di atas rata-rata industri yang berada di kisaran 9,37 persen. 

Begitu pula dengan Dana Pihak Ketiga (DPK,) juga mencatat mengalami pertumbuhan sebanyak 21,1 persen. Angkanya kini mencapai Rp1.675 triliun, dengan dana CASA mencapai Rp1.201 triliun atau naik 12,7 persen. 

Kedua hal ini mendorong efisiensi yang tercermin dari rasio BOPO yang membaik ke level 58,0 persen.

Kualitas aset tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah (NPL) gross sebesar 0,98 persen, disertai tingkat pencadangan yang tinggi dengan coverage ratio 245 persen. 

Di sisi lain, ekspansi pembiayaan tetap berjalan melalui berbagai program, termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp11 triliun yang telah menjangkau lebih dari 87 ribu pelaku UMKM. 

Peran intermediasi ini juga diperluas melalui dukungan pada program pemerintah seperti perumahan dan penguatan koperasi.

Livin’ by Mandiri Bertumbuh 27 Persen

Di luar kredit konvensional, transformasi digital menjadi salah satu penggerak utama. Aplikasi Livin’ by Mandiri telah digunakan oleh 39 juta pengguna dengan pertumbuhan 27 persen secara tahunan dan mencatat 1,24 miliar transaksi. 

Platform Kopra by Mandiri menjangkau 335 ribu pengguna, sementara Livin’ Merchant telah terhubung dengan 3,3 juta merchant, dengan dominasi dari wilayah non-urban.

Dari sisi keberlanjutan, portofolio pembiayaan berbasis ESG mencapai Rp320 triliun atau tumbuh 8,8 persen secara tahunan. Komposisi tersebut terdiri dari pembiayaan hijau sebesar Rp167 triliun dan pembiayaan sosial Rp153 triliun. 

Angka ini menunjukkan arah ekspansi yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan, tetapi juga pada struktur pembiayaan yang berkelanjutan.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait