Market Hari Ini 01 Apr 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Laba BRPT Melejit 1.214 Persen, Pendapatan Tembus USD7,6 Miliar

Lonjakan kinerja BRPT ditopang segmen petrokimia yang tumbuh 293 persen serta kontribusi energi terbarukan.

Lonjakan kinerja BRPT ditopang segmen petrokimia yang tumbuh 293 persen serta kontribusi energi terbarukan

PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mencatat lonjakan laba bersih sebesar USD1,616 miliar pada 2025 atau naik 1.214 persen secara tahunan. (Foto: Dok. Barito Pacific)
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mencatat lonjakan laba bersih sebesar USD1,616 miliar pada 2025 atau naik 1.214 persen secara tahunan. (Foto: Dok. Barito Pacific)

KABARBURSA.COM – PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mencatat lonjakan laba bersih sebesar USD1,616 miliar pada 2025 atau naik 1.214 persen secara tahunan. Kinerja ini didorong peningkatan pendapatan yang mencapai USD7,631 miliar serta kontribusi dari segmen petrokimia dan energi.

Direktur Utama BRPT Agus Pangestu menyatakan capaian ini mencerminkan keberhasilan strategi transformasi yang dijalankan perusahaan. “Kami dengan bangga melaporkan kinerja yang kuat sepanjang 2025 yang menegaskan keberlanjutan transformasi dan pertumbuhan Barito Pacific,” ujar Agus dalam keterangan resmi, 31 Maret 2026.

Pendapatan konsolidasian BRPT meningkat 220 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar USD2,387 miliar. Lonjakan ini terutama berasal dari segmen petrokimia yang mencatat pendapatan USD7,020 miliar atau naik 293 persen secara tahunan.

Sementara itu, segmen energi mencatat pendapatan sebesar USD605 juta atau tumbuh 1,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kontribusi dari segmen lainnya relatif stabil di level USD5 juta.

Dari sisi profitabilitas, EBITDA BRPT tercatat sebesar USD2,151 miliar atau meningkat 277 persen secara tahunan. Margin EBITDA juga naik menjadi 28,19 persen dari sebelumnya 23,88 persen.

Agus menyebut peningkatan kinerja didorong oleh integrasi Aster Chemicals and Energy Pte. Ltd. yang memperkuat lini bisnis kimia dan energi. “Kinerja ini didukung oleh keberhasilan integrasi Aster serta kontribusi dari Barito Renewables yang mencatat peningkatan kapasitas dan output,” kata dia.

Selain itu, BRPT juga mencatat peningkatan signifikan pada struktur neraca. Total aset naik 52 persen menjadi USD17,353 miliar dari USD10,533 miliar pada 2024.

Total liabilitas meningkat menjadi USD11,308 miliar atau naik 51,9 persen, sementara total ekuitas tumbuh 52,2 persen menjadi USD6,046 miliar.

Total utang tercatat sebesar USD7,687 miliar atau meningkat 39,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, rasio utang bersih terhadap ekuitas relatif stabil di level 0,77 kali.

Dari sisi operasional, peningkatan kinerja juga didukung kontribusi dari peningkatan output panas bumi serta ekspansi portofolio energi terbarukan. BRPT melalui Barito Renewables mencatat kemajuan pada proyek geothermal, termasuk peningkatan kapasitas dari unit Salak dan Wayang Windu.

Di sektor kimia, perusahaan memperkuat posisi melalui akuisisi Chevron Phillips Singapore Chemicals yang kini menjadi Aster Polymer Solutions dengan kapasitas HDPE sebesar 400 KTA. Langkah ini memperluas jaringan pemasaran BRPT di Asia Tenggara, Tiongkok, dan Australia.

Selain itu, proyek pembangunan pabrik CA-EDC di Cilegon telah melampaui 50 persen penyelesaian dan ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal pertama 2027.

Memasuki 2026, BRPT menyatakan berada pada posisi yang solid dengan dukungan kinerja operasional dan kontribusi dari berbagai inisiatif strategis. Perusahaan juga terus melanjutkan integrasi bisnis serta ekspansi di sektor energi, kimia, dan infrastruktur.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait