Market Hari Ini 05 Mar 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Laba DCII Tembus Rp1,18 Triliun di 2025, Data Center Dorong Kinerja

Pertumbuhan bisnis pusat data menopang peningkatan kinerja DCI Indonesia sepanjang 2025.

DCI Indonesia (DCII) mencatat laba sebelum pajak Rp1,18 triliun pada 2025, meningkat dari Rp903,58 miliar pada 2024 di tengah ekspansi bisnis data center.

Ilustrasi fasilitas pusat data milik DCI Indonesia yang menopang pertumbuhan bisnis infrastruktur digital perusahaan. (Foto: Dok. DCI)
Ilustrasi fasilitas pusat data milik DCI Indonesia yang menopang pertumbuhan bisnis infrastruktur digital perusahaan. (Foto: Dok. DCI)

KABARBURSA.COM – PT DCI Indonesia Tbk (DCII) mencatatkan kinerja keuangan yang meningkat sepanjang tahun buku 2025. Perusahaan penyedia infrastruktur pusat data tersebut membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp1,18 triliun pada periode yang berakhir 31 Desember 2025.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang dipublikasikan, laba sebelum pajak tersebut meningkat dibandingkan periode 2024 yang tercatat sebesar Rp903,58 miliar. 

Peningkatan ini tercermin dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025. 

DCII menjalankan kegiatan usaha utama di bidang penyediaan infrastruktur pusat data yang meliputi layanan colocation, cross connect, smarthands, baremetals, serta layanan jaringan pendukung lainnya. Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan diakui ketika pengendalian atas layanan tersebut dialihkan kepada pelanggan sesuai ketentuan perjanjian layanan. 

Layanan tersebut menjadi bagian utama dari operasional perusahaan yang berfokus pada penyediaan fasilitas pusat data dan konektivitas bagi pelanggan korporasi. 

Model bisnis ini juga mencakup pendapatan berulang yang berasal dari layanan pusat data, termasuk penggunaan ruang, koneksi jaringan, serta dukungan teknis.

Selain itu, DCII juga memiliki sejumlah perjanjian operasional dan dukungan fasilitas pusat data dengan pihak terkait. 

Dalam kerja sama operasional pusat data dengan PT Datacenter Indonesia Sukses Makmur, perusahaan mencatat pendapatan sebesar Rp41.240 juta pada 2025, meningkat dari Rp17.430 juta pada 2024. Saldo piutang usaha dari transaksi tersebut tercatat Rp8.516 juta pada akhir 2025, dibandingkan Rp12.358 juta pada akhir 2024.

Selain itu, dari kerja sama operasional dengan PT Ekagrata Data Gemilang, DCII mencatat pendapatan sebesar Rp18.345 juta pada 2025, meningkat dibandingkan Rp17.454 juta pada 2024.

Dalam beberapa kerja sama tersebut, perusahaan memperoleh pendapatan berbasis bagi hasil dari pendapatan bulanan fasilitas pusat data yang dioperasikan dalam ekosistem platform perusahaan.

Struktur bagi hasil tersebut berkisar antara 5 persen hingga 7 persen untuk beberapa kerja sama operasional, serta 10 persen hingga 15 persen dari monthly recurring revenue (MRR) pada skema pengoperasian fasilitas pusat data tertentu.

Perusahaan juga memperoleh pendapatan dari layanan konsultasi teknis serta dukungan pengoperasian fasilitas pusat data dalam tahap pengembangan maupun operasional. Dalam beberapa perjanjian tersebut, DCII berhak menagihkan jasa konsultasi teknis sebesar USD500.000 untuk layanan pengoperasian fasilitas pusat data tertentu.

Dalam skema tersebut, DCII menyediakan keahlian teknis, rekomendasi sistem pemantauan fasilitas, serta dukungan dalam pengelolaan aktivitas operasional pusat data.

Di sisi lain, sejumlah transaksi terkait penggunaan fasilitas pusat data juga tercatat dalam laporan keuangan perusahaan. Salah satunya biaya penggunaan gedung pusat data yang ditagihkan kepada perusahaan sebesar Rp255.290 juta pada 2025, dibandingkan Rp3.801 juta pada 2024, yang dicatat sebagai bagian dari beban pokok pendapatan dalam laporan laba rugi konsolidasian.

Sepanjang tahun buku 2025, aktivitas operasional perusahaan tetap berfokus pada penyediaan layanan infrastruktur pusat data yang mencakup penyewaan ruang server, konektivitas jaringan, serta layanan teknis penunjang. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait