Market Hari Ini 02 Nov 2023 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Laba Era Digital Media Turun 95,52 persen, Ini penyebabnya

Laba Era Digital Media Turun 95,52 persen, Ini penyebabnya
Laba Era Digital Media Turun 95,52 persen, Ini penyebabnya

KABARBURSA.COM - Emiten PT Era Digital Media Tbk. (AWAN) mencatatkan laba bersih Rp 328,24 juta. Turun 95,52 persen dari periode tahun sebelumnya sebesar Rp7,32 miliar.

Penurunan Laba itu dipengaruhi beban pokok pendapatan yang meningkat sebesar 40 persen YoY dari Rp 6,8 miliar menjadi Rp 9,5 miliar. Pembengkakan disebabkan peningkatan pada penyimpanan dan pengolahan data/cloud masing-masing sebesar Rp 5,6 miliar dari Rp 4,1 miliar pada periode sama tahun lalu.

"Melihat prospek bisnis komputasi AWAN di Indonesia masih sangat bagus, kami optimis bahwa AWAN akan mencatatkan laba yang lebih baik lagi pada kuartal selanjutnya, didukung dengan adanya rencana peluncuran beberapa produk baru dari AWAN dan anak usaha." ujar Direktur Utama AWAN Shaanee P. Harjani, dalam keterangan resminya, Rabu (1/11/2023).

Dengan beban usaha sebesar Rp 13,2 miliar dan penghasilan lain-lain neto sebesar Rp 399,9 juta, AWAN membukukan laba komprehensif tahun berjalan sebesar Rp 103,0 juta pada akhir September 2023.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal III/2023, pendaptan AWAN mencapai Rp 23,2 miliar, tumbuh sebesar 7 persen secara tahunan (YoY).

Kenaikan itu ditopang pendapatan penyimpanan dan pengolahan data/cloud yang tumbuh 120 persen YoY menjadi Rp 9,1 miliar, dibanding tahun lalu sebesar Rp 4,1 miliar.

Pendapatan PT Era Digital Media Tbk lainnya juga bersumber dari konten SMS premium sebanyak Rp 12,1 miliar serta pendapatan lainnya berjumlah Rp 1,9 miliar.

Sementara itu, aset AWAN tumbuh 291 persen YoY menjadi Rp 96,2 miliar hingga kuartal III Tahun 2023. (*)

 

 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait