Market Hari Ini 01 Apr 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Laba FORE Melonjak 55 Persen, Ekspansi Gerai Tembus 316

Pendapatan FORE tumbuh 44 persen dan EBITDA naik 58 persen, ditopang ekspansi lebih dari 90 gerai sepanjang 2025.

FORE catat laba naik 55 persen dengan ekspansi gerai hingga 316 outlet pada 2025.

PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) mencatatkan laba bersih sebesar Rp90,1 miliar pada 2025 atau meningkat 55 persen secara tahunan. (Foto: Dok. Fore)
PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) mencatatkan laba bersih sebesar Rp90,1 miliar pada 2025 atau meningkat 55 persen secara tahunan. (Foto: Dok. Fore)

KABARBURSA.COM – PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) mencatatkan laba bersih sebesar Rp90,1 miliar pada 2025 atau meningkat 55 persen secara tahunan. Kinerja ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan dan ekspansi gerai yang agresif sepanjang tahun.

Presiden Direktur FORE Vico Lomar menyatakan kinerja tersebut mencerminkan strategi operasional yang dijalankan perusahaan. “Hasil FY25 kami mencerminkan komitmen terhadap keunggulan operasional dan ketangkasan dalam merespons permintaan pasar,” ujar Vico dalam keterangan resmi, 30 Maret 2026.

Pendapatan FORE tercatat mencapai Rp1,5 triliun atau tumbuh 44 persen dibandingkan Rp1,04 triliun pada 2024. Pada saat yang sama, EBITDA meningkat 58 persen menjadi Rp300 miliar dari Rp190 miliar, dengan margin EBITDA naik menjadi 20 persen dari 18,3 persen.

Kinerja tersebut didukung ekspansi jaringan gerai Fore Coffee sepanjang 2025. Perusahaan menambah lebih dari 90 gerai baru dalam satu tahun.

Dari jumlah tersebut, lebih dari 60 gerai dibuka setelah penawaran umum perdana saham pada April 2025. Hingga akhir tahun, total jaringan gerai mencapai 316 outlet atau tumbuh 37 persen dibandingkan 231 gerai pada 2024.

Vico menyebut ekspansi tersebut memperluas jangkauan pasar sekaligus memperkuat posisi merek. “Kami berhasil mengintegrasikan lebih dari 90 gerai baru dan memperkuat ekuitas brand,” kata dia.

Selain ekspansi inti, FORE juga memperluas lini bisnis melalui peluncuran Fore Donut. Pada akhir 2025, perusahaan membuka dua gerai pertama di Karawaci dan Panglima Polim.

Ekspansi tersebut berlanjut hingga Maret 2026 dengan pembukaan gerai ketujuh di Epiwalk Jakarta Selatan. Pengembangan ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi usaha.

Presiden Komisaris FORE Willson Cuaca menyatakan pengembangan bisnis berjalan sesuai rencana pasca-IPO. “Kami melihat kemampuan tim dalam menjalankan roadmap pasca-IPO dan mengembangkan inovasi bisnis,” ujar Willson.

FORE merupakan grup usaha yang mengelola brand Fore Coffee dan Fore Donut. Perusahaan menargetkan segmen premium terjangkau dengan jaringan lebih dari 300 gerai di lebih dari 50 kota di Indonesia dan Singapura.

Ekspansi tersebut juga didukung dana hasil IPO yang dihimpun pada April 2025. Dana bersih lebih dari Rp337 miliar dialokasikan untuk pengembangan hingga 140 gerai Fore Coffee, 30 gerai Fore Donut, serta kebutuhan modal kerja.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait