Market Hari Ini 19 Sep 2025 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Uslimin Usle

Laporan Keuangan BMRI Kuartal II-2025: Kredit Naik, CoC Turun

Manajemen optimistis ekspansi kredit akan lebih kuat di paruh kedua, sejalan dengan strategi repricing pinjaman serta konsentrasi pada segmen rantai nilai

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menargetkan pertumbuhan kredit di kisaran 8–10 persen, lebih rendah dari perkiraan awal yang dipatok rentang 8–12 persen

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menargetkan pertumbuhan kredit di kisaran 8–10 persen
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menargetkan pertumbuhan kredit di kisaran 8–10 persen

KABARBURSA.COM - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menargetkan pertumbuhan kredit di kisaran 8–10 persen, lebih rendah dari perkiraan awal yang dipatok pada rentang 8–12 persen.

Dalam Result Presentation kuartal II-2025 yang dirilis di Jakarta, Jumat 19 September 2025, hingga akhir Juni 2025 bank milik negara ini mencatat kenaikan kredit 11 persen secara tahunan. Manajemen optimistis ekspansi kredit akan lebih kuat di paruh kedua, sejalan dengan strategi repricing pinjaman serta konsentrasi pada segmen rantai nilai yang dinilai tahan banting.

Meski demikian, tantangan tidak kecil. Tekanan biaya operasional melonjak 25 persen (y-o-y) pada Semester I-2025, diperparah kondisi likuiditas yang ketat sehingga menekan biaya dana (cost of fund/CoF). Dampaknya, rasio biaya terhadap pendapatan (CIR) merangkak naik hingga 44,5 persen.

Di sisi lain, kualitas aset terjaga. Rasio kredit bermasalah (NPL) tetap stabil di level 1,24 persen, sementara Loan at Risk (LAR) membaik ke 6,92 persen. Pendapatan non-bunga (NII) turut menopang kinerja dengan pertumbuhan 7,82 persen (y-o-y), terutama dari bisnis treasury dan layanan digital berbasis fee.

Dengan kombinasi kualitas aset yang solid, yield pinjaman yang meningkat ke 7,86 persen pada Kuartal II-2025, serta peluang percepatan penyaluran kredit di semester berikutnya, BMRI percaya diri dapat mencapai target pertumbuhan kredit 10 persen di Tahun Buku 2025.

Sepanjang Semester I-2025, pertumbuhan kredit 11 persen (y-o-y) masih sesuai proyeksi awal di rentang 8–12 persen. Net interest margin (NIM) tercatat 4,92 persen. Manajemen pun menurunkan panduan NIM FY25 menjadi 4,8–5 persen, dari sebelumnya 4,8–5,2 persen.

Dari sisi risiko, cost of credit (CoC) Semester I-2025 berada di level 0,77 persen. Dengan hasil tersebut, perseroan menyesuaikan panduan CoC sepanjang 2025 di kisaran 0,8–1 persen, lebih rendah dari perkiraan awal 0,8–1,2 persen.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait