Market Hari Ini 25 Mar 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

LINK Gas Ekspansi Fiber, IFC dan ADB Ikut Masuk

Pendanaan global dorong percepatan jaringan broadband dan peningkatan homepass di Indonesia.

LINK percepat ekspansi fiber dengan dukungan IFC dan ADB.

PT Link Net Tbk (LINK) mempercepat transformasi bisnis dengan fokus pada ekspansi jaringan fiber optik untuk memperkuat infrastruktur digital nasional. (Foto: Dok. Link Net)
PT Link Net Tbk (LINK) mempercepat transformasi bisnis dengan fokus pada ekspansi jaringan fiber optik untuk memperkuat infrastruktur digital nasional. (Foto: Dok. Link Net)

KABARBURSA.COM – PT Link Net Tbk (LINK) mempercepat transformasi bisnis dengan fokus pada ekspansi jaringan fiber optik untuk memperkuat infrastruktur digital nasional. 

Langkah ini didukung pendanaan dari lembaga internasional seperti International Finance Corporation (IFC) dan Asian Development Bank (ADB).

Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Link Net Kaniska Gayatri Wikrama menyatakan ekspansi dilakukan untuk memperluas konektivitas digital. 

“Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi aktif dalam mendukung transformasi digital nasional,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu, 25 Maret 2026.

Ia menambahkan fokus utama perusahaan adalah memastikan investasi yang dilakukan memberikan dampak pada penguatan infrastruktur teknologi. 

“Fokus kami adalah memastikan setiap investasi dan langkah strategis dapat memberikan dampak nyata bagi pembangunan infrastruktur teknologi Indonesia,” kata Kaniska.

Perusahaan menargetkan peningkatan jumlah homepass secara berkelanjutan melalui ekspansi jaringan fiber optik. Penambahan cakupan dilakukan secara bertahap untuk memperluas jangkauan layanan internet ke lebih banyak rumah tangga.

Selain memperluas jangkauan, perusahaan juga meningkatkan kualitas layanan melalui penguatan keandalan jaringan. Infrastruktur yang dikembangkan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan digitalisasi berbagai sektor, mulai dari rumah tangga hingga pelanggan korporasi.

Dukungan dari IFC dan ADB menjadi bagian dari strategi pembiayaan ekspansi. Pendanaan tersebut akan digunakan untuk mempercepat pembangunan jaringan fiber optik di berbagai wilayah operasional di Indonesia.

Perusahaan menyatakan sinergi dengan mitra global diharapkan meningkatkan efisiensi pembangunan jaringan serta mempercepat penetrasi layanan broadband.

Link Net juga menegaskan bahwa penguatan infrastruktur digital menjadi bagian dari kontribusi perusahaan terhadap ekosistem ekonomi digital nasional. Langkah ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan konektivitas berkecepatan tinggi di Indonesia.

Dalam operasionalnya, perusahaan mengembangkan layanan melalui lini bisnis utama, yaitu Linknet Fiber, Linknet Enterprise, dan Linknet Media. Ketiga lini ini mendukung penyediaan layanan konektivitas bagi rumah tangga maupun sektor bisnis.

Perusahaan menyebut jaringan yang dimiliki saat ini telah menjangkau jutaan rumah di lebih dari 70 kota di Indonesia. 

Infrastruktur tersebut menjadi dasar ekspansi lanjutan dalam memperluas layanan digital.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait