Market Hari Ini 29 Sep 2025 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

LIVE Bidik Ekspansi Packaging Kosmetik, Saham Masih Fluktuatif

LIVE fokus ekspansi ke packaging kosmetik dan ekspor AS, saham masih volatil di BEI usai reli singkat dan koreksi tajam.

PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE) perkuat diversifikasi ke bisnis packaging kosmetik dan ekspor, sementara saham bergerak volatile di BEI.

PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE) atau Homeco Living mengumumkan rencana penyelenggaraan pameran tahunan Inspire Home Living Show (IHLS) Expo 2025. (Foto: Dok. Homeco Victoria Makmur)
PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE) atau Homeco Living mengumumkan rencana penyelenggaraan pameran tahunan Inspire Home Living Show (IHLS) Expo 2025. (Foto: Dok. Homeco Victoria Makmur)

Daftar Isi

  1. 01 Kinerja Saham LIVE

KABARBURSA.COM – PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE) atau Homeco Living mengumumkan rencana penyelenggaraan pameran tahunan Inspire Home Living Show (IHLS) Expo 2025 pada 1–4 Oktober di The Hall, Senayan City, Jakarta. 

Acara ini menjadi salah satu langkah strategis perseroan untuk memperkuat brand sekaligus memperluas jangkauan pasar.

Direktur Utama LIVE, Ellies Kiswoto, menjelaskan bahwa tahun ini tema yang diusung adalah “Inspire Your Home, Grow Your Business” dengan target lebih dari 2.000 pengunjung. 

“Kami berharap acara ini tidak hanya menginspirasi masyarakat Indonesia, tetapi juga menjadi platform kolaborasi strategis untuk para mitra bisnis,” ujar Ellies dalam keterangannya, Senin, 29 September 2025.

IHLS Expo 2025 akan menjadi panggung peluncuran sejumlah produk baru, antara lain peralatan plastik premium Tokuhin, rangkaian alat kecantikan OP by One Price, serta koleksi botol dan vacuum flask terbaru dari brand Chopa’ & Doloo

Sejumlah brand lain yang turut hadir antara lain Azumi, Funtastic, Colorfun Curated, Wiggle, HOV, dan Le Cuisine.

Selain memperkuat lini perlengkapan rumah tangga, LIVE juga tengah memperluas bisnis ke segmen packaging kosmetik. 

Sejak 2024, perseroan telah memasok kemasan untuk berbagai brand besar seperti Azzarine, Pigeon, Herborist, Viva, Natasha, Miracle, Benings, Esthetico, Purbasari, hingga Gently Indonesia.

“Permintaan pasar domestik sangat positif. Saat ini kami juga sedang menggarap permintaan ekspor pertama ke Amerika Serikat dari salah satu brand besar di sana,” tambah Ellies.

Manajemen menilai diversifikasi ini sejalan dengan tren industri kecantikan nasional serta dukungan pemerintah yang menyalurkan dana Himbara senilai Rp200 triliun untuk sektor perdagangan besar dan ritel.

Dengan langkah ekspansi tersebut, LIVE optimistis dapat menjadi emiten consumer goods yang konsisten bertumbuh. Dukungan investor dan kebijakan pemerintah dinilai menjadi faktor penguat bagi strategi jangka panjang perseroan. 

“Dengan fondasi bisnis yang semakin kuat dan peluang besar di pasar kosmetik, LIVE siap bertumbuh menjadi pemain konsumer unggulan,” tegas Ellies.

Sejak resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada Februari 2024, LIVE terus menambah portofolio produk serta memperluas distribusi ke lebih dari 40.000 titik penjualan di seluruh Indonesia. 

Melalui entitas anak PT Trisinar Indopratama (TSI) dengan merek Technoplast, perseroan juga memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di industri perlengkapan rumah tangga berbahan plastik.

Kinerja Saham LIVE

Pada perdagangan Senin, 29 September 2025, saham LIVE ditutup melemah 0,98 persen ke level Rp202 per saham, dengan volume transaksi 60,47 juta lembar senilai Rp12,14 miliar. Sepanjang perdagangan, saham bergerak di rentang Rp187 hingga Rp214.

Dalam sepekan terakhir, saham LIVE tercatat anjlok signifikan setelah reli singkat. Pada 19 September, saham sempat menyentuh level Rp330 usai naik 25 persen, namun sejak 23 hingga 26 September terus melemah masing-masing 1,12 persen, 14,72 persen, dan 14,39 persen. Tren koreksi berlanjut pada 29 September dengan penurunan tipis ke Rp202.

Pergerakan harga tersebut menempatkan rata-rata perdagangan saham LIVE di level Rp201 per saham, dengan nilai transaksi harian yang sempat mencapai Rp34,83 miliar pada 23 September. 

Meski masih aktif diperdagangkan dengan volume besar, volatilitas harga dalam dua pekan terakhir menunjukkan aksi ambil untung cukup dominan dari investor ritel. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait