Market Hari Ini 30 Sep 2025 Penulis: Desty Luthfiani Editor: Uslimin Usle

LIVE Targetkan Rp363,9 Miliar di 2025: Pasok Food Tray Program MBG dan Ekspor Komsetik

Hingga semester I 2025, LIVE membukukan pendapatan Rp155,5 miliar, naik 23,8 persen year-on-year dari Rp125,6 miliar di 2024

Salah satu perusahaan pemasok food tray program Makan Bergisi Gratis (MBG), PT Homeco Victoria Makmur Tbk atau dalam kode saham LIVE baru saja menggelar public

PT Homeco Victoria Makmur Tbk atau dalam kode saham LIVE baru saja menggelar public expose insidentil
PT Homeco Victoria Makmur Tbk atau dalam kode saham LIVE baru saja menggelar public expose insidentil

Daftar Isi

  1. 01 Sektor Kemasan Komsetik

KABARBURSA.COM – Salah satu perusahaan pemasok food tray program Makan Bergisi Gratis (MBG), PT Homeco Victoria Makmur Tbk atau dalam kode saham LIVE baru saja menggelar public expose insidentil. Ia menegaskan komitmen menjaga pertumbuhan bisnis di tengah tekanan margin pada semester I 2025. 

Emiten produsen perlengkapan rumah tangga dan kemasan plastik ini optimistis menutup tahun dengan pendapatan Rp363,9 miliar, meski laba bersih sementara turun akibat kenaikan biaya pokok penjualan (COGS) dan beban bunga.

Keyakinan tersebut disampaikan Direktur Utama LIVE, Ellies Kiswoto, dalam acara public expose insidentil secara daring pada Senin, 29 September 2025.

“Kami sudah mencatat 42,7 persen dari target pendapatan hingga Juni 2025, dan optimis bisa memenuhi target akhir tahun,” ujar Ellies dikutip Selasa, 30 September 2025.

Hingga semester I 2025, LIVE membukukan pendapatan Rp155,5 miliar, naik 23,8 persen year-on-year dari Rp125,6 miliar di 2024. Namun, COGS melonjak 70,9 persen menjadi Rp94 miliar, sehingga laba bersih turun 50,3 persen menjadi Rp9,8 miliar. Ellies menjelaskan kenaikan COGS disebabkan strategi promosi diskon besar yang ditujukan mempercepat perputaran persediaan.

“Kami memang mengambil langkah diskon untuk menjaga pergerakan penjualan. Efeknya sementara menekan margin, tapi di periode berikutnya akan memperkuat posisi pasar,” jelasnya.

Dari sisi neraca, aset perseroan per 30 Juni 2025 tercatat Rp559,7 miliar, naik 4,9 persen dibandingkan Rp533,1 miliar pada 31 Desember 2024. Liabilitas naik 8,2 persen menjadi Rp220,3 miliar akibat kenaikan utang jangka pendek, sedangkan ekuitas tumbuh 2,9 persen menjadi Rp339,4 miliar.

Homeco Victoria Makmur dikenal sebagai produsen perlengkapan rumah tangga dan kemasan plastik dengan merek Technoplast, Colorfun, Lovelo, Fun.tastic Lock, hingga Schoolbites. Selain melayani pasar retail, perseroan juga aktif menggarap pasar business-to-business (B2B).

Salah satu proyek strategis adalah menjadi pemasok food tray (nampan makan) untuk programMakan Bergizi Gratis (MBG)yang dikelola Badan Gizi Nasional (BGN). Kerja sama ini dijalankan bersama PT Krakatau Niaga Indonesia, anak usaha Krakatau Steel Group.

“Selain produk rumah tangga, kami juga dipercaya menjadi pemasok food tray untuk program MBG. Ini adalah kontribusi kami pada program nasional sekaligus memperluas penetrasi produk B2B,” kata Ellies.

Sektor Kemasan Komsetik

Tidak berhenti di situ, Homeco juga tengah menyiapkan ekspansi di sektor kemasan kosmetik. Sejak 2024, perusahaan sudah menjadi pemasok berkelanjutan bagi brand ternama seperti Azarine, Pigeon, Herborist, Viva, Natasha, Miracle, Benings, Esthetico, Purbasari, hingga Gently Indonesia. Tahun ini, perseroan menyiapkan ekspor perdana ke Amerika Serikat, termasuk kerja sama dengan sejumlah leading brands di sana.

“Kami melihat potensi besar di pasar kosmetik global, dan ekspor perdana ke AS adalah langkah penting untuk memperluas cakupan bisnis Homeco,” tambahnya.

Sebagai bagian dari strategi memperkuat brand, Homeco juga akan menggelar pameran tahunan IHLS Expo 2025 pada 1–4 Oktober di Senayan City, Jakarta. Mengusung tema “Inspire Your Home, Grow Your Business”, pameran ini akan menghadirkan koleksi produk terbaru sekaligus menjadi ajang kolaborasi strategis dengan mitra bisnis.

Strategi bisnis Homeco diarahkan pada diversifikasi produk, perluasan wilayah distribusi, serta inovasi berkelanjutan. Perusahaan juga menekankan keberlanjutan operasional melalui sertifikasi ISO 9001, ISO 14001, ISO 45001, hingga sertifikat halal.

Dengan strategi tersebut, Homeco menyeimbangkan pertumbuhan jangka pendek dan daya saing jangka panjang. Pasar kini menantikan kontribusi proyek MBG dan ekspansi ekspor kosmetik yang diyakini akan memperbaiki margin laba pada semester II 2025.

Dari segi harga saham, LIVE selama tiga bulan terakhir baru saja mengalami kenaikan harga dari Rp130 per lembar sempat terbang ke Rp348, kemudian saat ini berada di kisaran Rp194 per lembar. Meski mengalami keuntungan di kuartal I 2025 sebesar Rp4 miliar dan kuartal II 2025 sebesar Rp6 miliar. Perusahaan belum pernah dan belum berencana membagikan dividennya.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
DE
Jurnalis

Desty Luthfiani

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait