Market Hari Ini 15 Mar 2024 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Tim Editorial

LPDB KUMKM Arahkan Dukungan ke Minyak Makan Merah

LPDB KUMKM Arahkan Dukungan ke Minyak Makan Merah
LPDB KUMKM Arahkan Dukungan ke Minyak Makan Merah

KABARBURSA.COM - LPDB-KUMKM, lembaga yang mengelola dana bergulir untuk koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah, mengambil langkah proaktif dalam mendukung pengembangan koperasi yang bergerak dalam produksi minyak makan merah. Dana bergulir ini diharapkan dapat menjadi modal kerja yang memperkuat operasional mereka.

Menurut Direktur Utama LPDB-KUMKM, Supomo, komitmennya adalah untuk mendorong pertumbuhan koperasi di sektor minyak makan merah guna meningkatkan daya saing bisnis.

"Dengan penyaluran dana bergulir, kami berharap dapat memberikan dorongan yang signifikan bagi koperasi-koperasi tersebut untuk meningkatkan produksi dan kualitas produk minyak makan merah," ujar Supomo dalam pernyataan di Jakarta pada Jumat, 15 Maret 2024.

Supomo menegaskan bahwa minyak makan merah memiliki peran strategis dalam industri makanan, yang memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi negara.

"Harapan kami adalah dukungan ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait