Market Hari Ini 28 Feb 2024 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Makan Siang Gratis Dimulai 2025, Terlalu Cepat atau Tepat?

Makan Siang Gratis Dimulai 2025, Terlalu Cepat atau Tepat?
Makan Siang Gratis Dimulai 2025, Terlalu Cepat atau Tepat?

KABARBURSA.COM - Program makan siang gratis yang diusung oleh calon Presiden Prabowo Subianto dan calon Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dikabarkan bakal berjalan pada 2025. Namun hal ini dirasa terlalu cepat.

Direktur Eksekutif Institute For Development of Economics and Finance (INDEF), Esther Sri Astuti mengatakan jika makan siang tersebut diambil dari bahan pangan dalam negeri, ia merasa program itu terlalu cepat jika dijalankan pada 2025.

"Terlalu cepat kalau itu berjalan tahun 2025, saya mengharapkan makan siang gratis itu bahan pangannya dari Indonesia," ujarnya kepada Kabar Bursa, Selasa 27 Februari 2024.

Menurutnya jika bahan pangan berasal dari Indonesia, butuh waktu tidak sebentar, seperti halnya memproduksi beras.

"Misalnya penyiapan produksi beras dalam negeri agar bisa memenuhi program itu kan juga perlu waktu untuk disiapkan," ucap Esther.

"Perlu waktu kalau pemenuhan bahan pangannya itu dalam negeri," tambahnya.

Di sisi lain, Esther berharap program makan siang gratis tersebut didapat dari dalam negeri agar tidak meningkatkan impor.

"Konsen saya jangan sampai pemenuhan program itu malah meningkatkan impor, " pungkasnya.

Adapun Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sudah memberikan penjelasan terkait program makan siang gratis. Kata dia, Program ini akan dilaksanakan mulai tahun 2025. (yog/prm)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait