Market Hari Ini 15 May 2026 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Manajemen SILO Ungkap Alasan Tunda Bagi Dividen 2026

PT Siloam International Hospitals Tbk memutuskan menunda membagikan dividen pada 2026

PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) memutuskan tidak membagikan dividen pada 2026karena laba perusahaan akan difokuskan untuk ekspansi dan pengembangan

Rumah Sakit Siloam. (Foto: Dok. Siloam Hospitals)
Rumah Sakit Siloam. (Foto: Dok. Siloam Hospitals)

KABARBURSA.COM - PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) membeberkan alasan perusahaan menunda membagikan dividen pada tahun 2026.

Manajemen SILO menyampaikan, laba tahun berjalan diprioritaskan untuk diinvestasikan kembali guna mendukung rencana pengembangan Perseroan.

"Dengan harapan menghasilkan capital gain yang lebih optimal dibandingkan pembagian dividen jangka pendek," tulis manajemen dalam paparan publik yang dipublikasikan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Jumat, 15 Mei 2026.
 

Manajemen SILO menyampaikan, sebagai perusahaan yang telah mature, Perseroan tidak harus selalu membagikan dividen setiap tahun, dan memilih mengelola dana untuk memperkuat pertumbuhan dan nilai perusahaan ke depan.

Mengutip laporan keuangan, pada 2025 SILO sukses membukukan laba bersih sebesar Rp1,16 triliun. Angka ini meningkat dibanding periode serupa tahun lalu yang senilai Rp950,1 miliar.

Kenaikan laba juga dipengaruhi oleh pendapatan SILO yang sebesar Rp12,84 triliun pada 2025, naik dari Rp12,20 triliun pada tahun 2024.

Seiring naiknya pendapatan, laba bruto SILO juga ikut naik menjadi Rp4,94 triliun dari sebelumnya Rp4,86 triliun pada 2024.

Seiring naiknya pendapatan, laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp1,54 triliun, naik dari Rp1,36 triliun pada 2024. Sementara laba bruto perusahaan juga ikut meningkat menjadi Rp4,94 triliun dari sebelumnya Rp4,86 triliun pada 2024.

Pindah ke sisi neraca, total aset SILO pada akhir 2025 mencapai Rp14,49 triliun atau naik dari Rp14,20 triliun pada 2024. Catatan ini ditopang oleh kenaikan aset tetap yang sebesar Rp8,37 triliun.

Di sisi lain, SILO juga berhasil menurunkan total liabilitas menjadi Rp4,56 triliun dari Rp5,45 triliun pada tahun sebelumnya. Sementara itu, total ekuitas SILO meningkat menjadi Rp9,92 triliun dari Rp8,75 triliun pada tahun sebelumnya. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait