Market Hari Ini 02 Apr 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

MAPI-MAPA Ngebut di 2025, Laba Tembus Rp4,4 Triliun

Kinerja ritel ditopang permintaan pelanggan, ekspansi brand global, dan efisiensi operasional sepanjang tahun.

MAPI dan MAPA catat laba gabungan Rp4,4 triliun pada 2025 didorong pertumbuhan penjualan dan efisiensi.

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dan anak usahanya PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) mencatatkan pertumbuhan laba dua digit sepanjang 2025. (Foto: Dok.
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dan anak usahanya PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) mencatatkan pertumbuhan laba dua digit sepanjang 2025. (Foto: Dok.

KABARBURSA.COM – PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dan anak usahanya PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) mencatatkan pertumbuhan laba dua digit sepanjang 2025. Total laba bersih keduanya mencapai sekitar Rp4,4 triliun, ditopang kenaikan pendapatan dan efisiensi operasional.

VP Investor Relations, Corporate Communications, and Sustainability MAP Group, Ratih D. Gianda, menyampaikan kinerja tersebut mencerminkan eksekusi bisnis yang konsisten di tengah dinamika ekonomi. 

“MAP menutup tahun 2025 dengan hasil kinerja yang positif, didukung oleh eksekusi yang disiplin sehingga menghasilkan pertumbuhan stabil di seluruh lini bisnis,” ujarnya dalam siaran pers, dikutip Kamis, 2 April 2026.

Ratih menambahkan, permintaan pelanggan tetap terjaga sepanjang tahun dan meningkat pada kuartal keempat. “Permintaan pelanggan tetap kuat sepanjang tahun dan semakin meningkat di kuartal keempat, terutama setelah peluncuran produk baru dan momentum akhir tahun,” kata dia, menambahkan.

Sepanjang 2025, MAPI mencatat pendapatan bersih sebesar Rp43,1 triliun, tumbuh 13,9 persen secara tahunan. Laba bersih meningkat 26,6 persen menjadi Rp2,7 triliun, dengan EBITDA mencapai Rp7,3 triliun.

Kinerja tersebut didorong oleh pertumbuhan di berbagai segmen bisnis, mulai dari fashion, sports, hingga food and beverage. Perusahaan juga memperluas portofolio brand global dan mengoptimalkan operasional untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan profitabilitas.

Di sisi lain, MAPA mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp19,3 triliun, naik 12,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih meningkat 27,2 persen menjadi Rp1,7 triliun, dengan EBITDA sebesar Rp4,0 triliun.

Ratih menyatakan kinerja MAPA didukung oleh portofolio brand dan permintaan yang stabil. “Portofolio brand kami tetap menjadi kekuatan utama dan didukung oleh permintaan pelanggan yang stabil sepanjang tahun,” ujarnya.

Dari sisi operasional, MAPA juga memperkuat efisiensi melalui pengelolaan biaya dan optimalisasi proses back-end. Perusahaan mengembangkan model bisnis multi-channel dengan mengintegrasikan platform digital dan jaringan gerai fisik.

Pada kuartal keempat 2025, kedua entitas mencatat percepatan pertumbuhan. MAPI membukukan laba bersih Rp1,0 triliun atau naik 92,2 persen, sementara MAPA mencatat laba bersih Rp553 miliar atau meningkat 121,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Memasuki 2026, MAP Group akan fokus pada penguatan sinergi antarsegmen, ekspansi yang terukur, serta peningkatan efisiensi operasional. Strategi ini diarahkan untuk menjaga pertumbuhan berkelanjutan di tengah dinamika makroekonomi dan perubahan pola konsumsi.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait