Market Hari Ini 23 Sep 2025 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

Masih Didorong Solidnya Harga Emas, BRMS Siap Songsong Target 800-880?

BRMS sempat menyentuh Rp710 sebagai level tertinggi intraday, namun terkoreksi ke Rp685 per siang ini. Saham tetap bullish dengan prospek menuju resistensi 735 hingga 800–880.

BRMS sempat capai Rp710 lalu terkoreksi ke Rp685. Saham tetap bullish dengan target teknikal menuju 735 hingga 800–880, waspadai volatilitas tinggi.

Ilustrasi PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). (Foto: AI untuk KabarBursa)
Ilustrasi PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). (Foto: AI untuk KabarBursa)

KABARBURSA.COM - PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) kembali mencatat lonjakan impresif dengan harga saham naik 15,57 persen ke Rp705 per saham pada perdagangan Selasa, 23 September 2025. 

Saham ini dibuka di Rp625, sempat menyentuh level tertinggi harian Rp710, dan dengan demikian berhasil menorehkan rekor baru di level tertinggi 52 minggu. Kapitalisasi pasarnya kini mencapai Rp99,25 triliun, sehingga menegaskan BRMS sebagai salah satu emiten tambang dengan valuasi jumbo di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Secara teknikal, BRMS memperlihatkan kekuatan penuh. Seluruh moving average, mulai dari MA5 hingga MA200, memberikan sinyal beli dan menandakan tren bullish jangka pendek hingga panjang yang masih terjaga. 

Indikator momentum juga menunjukkan sinyal kuat. RSI berada di 72,7, yang mengindikasikan saham berada di area overbought, tetapi masih belum ekstrem. MACD positif dengan perbedaan signifikan, juga memperlihatkan tren naik yang solid. 

ADX di level 47,8 memperkuat gambaran bahwa tren penguatan cukup kuat dan berkelanjutan. Sementara itu, indikator seperti Williams %R dan CCI sudah berada di zona jenuh beli, sehingga memberi peringatan bahwa euforia pasar berpotensi memicu koreksi sehat dalam jangka pendek.

Dari perspektif level harga, BRMS telah konsisten bertahan di atas support penting di Rp650. Dengan pencapaian ini, level resistance terdekat berada di Rp735, dan bila mampu ditembus dengan volume besar, target kenaikan berikutnya terbuka menuju kisaran Rp800 hingga Rp880. 

Hal ini selaras dengan analisis teknikal yang memproyeksikan ruang kenaikan lebih lanjut seiring meningkatnya minat investor terhadap saham komoditas emas, yang harganya sendiri tengah berada di tren bullish di pasar global.

Namun, lonjakan harga harian sebesar 15 persen dan indikator teknikal yang mulai masuk area jenuh beli perlu menjadi perhatian. Volatilitas tinggi tercermin dari ATR yang mencapai 43,2, menandakan pergerakan harga BRMS sangat cepat dan berisiko bagi investor yang tidak disiplin.

Bagi investor jangka pendek, strategi terbaik adalah buy on breakout jika harga mampu menembus Rp735 dengan volume perdagangan signifikan. Target awal berada di Rp800 dengan potensi lanjutan ke Rp880. 

Stop loss disarankan di bawah Rp650 untuk meminimalisasi risiko. Sementara bagi investor jangka menengah dan panjang, tren besar yang masih bullish membuat BRMS tetap menarik, khususnya dengan latar belakang diversifikasi usaha pertambangan emas yang menjadi katalis fundamental.

Secara keseluruhan, BRMS saat ini berada di fase kritis, apabila bertahan di atas Rp650 memberi sinyal kuat kelanjutan tren naik, tetapi sinyal overbought mengingatkan perlunya disiplin strategi. 

Dengan momentum harga emas dunia yang masih solid, BRMS berpotensi melanjutkan reli, tetapi investor disarankan masuk secara terukur agar tidak terjebak membeli di puncak euforia.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait