Market Hari Ini 22 Apr 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Matahari Department Store Tinggalkan Nama Lama, Kini MDS Retailing

Perubahan nama menandai transformasi LPPF dari department store menjadi jaringan ritel multi-konsep dengan ekspansi merek dan format bisnis baru.

LPPF resmi berganti nama menjadi MDS Retailing sebagai bagian transformasi bisnis ritel multi-konsep.

Matahari berganti nama menjadi MDS Retailing sebagai bagian transformasi bisnis ritel. (Foto: Dok. Matahari)
Matahari berganti nama menjadi MDS Retailing sebagai bagian transformasi bisnis ritel. (Foto: Dok. Matahari)

KABARBURSA.COM – PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) resmi mengganti nama menjadi PT MDS Retailing Tbk. Perubahan ini menandai langkah baru perusahaan dalam memperluas model bisnis dari department store menjadi jaringan ritel multi-konsep.

CEO MDS Retailing, Monish Mansukhani menyampaikan perubahan nama tersebut berlaku efektif pada Selasa, 21 April 2026 dan hanya dilakukan pada level entitas perusahaan. Operasional gerai dan merek yang telah dikenal publik tetap berjalan seperti biasa.

“Perubahan ini tidak berdampak pada operasional gerai, merek, maupun pengalaman pelanggan, termasuk brand Matahari yang tetap digunakan,” tulis Monish Mansukhani dalam keterangan resmi.

Perusahaan menegaskan langkah ini merupakan bagian dari transformasi bisnis jangka panjang. Dengan identitas baru, LPPF diarahkan untuk tidak lagi bergantung pada satu format ritel.

Saat ini, portofolio bisnis perusahaan telah berkembang ke sejumlah konsep baru. Selain Matahari Department Store, perusahaan mengoperasikan merek SUKO yang menawarkan produk kebutuhan sehari-hari, ZES untuk segmen fesyen urban, serta MU+KU sebagai konsep toko multibrand.

Ekspansi ini juga didukung oleh penguatan merek internal seperti Nevada, COLE, Connexion, dan Little M yang mencakup berbagai segmen produk, mulai dari kebutuhan keluarga hingga gaya kontemporer.

Secara operasional, jaringan ritel perusahaan saat ini mencakup lebih dari 140 gerai yang tersebar di hampir 80 kota di Indonesia. Basis ini menjadi fondasi dalam pengembangan model bisnis baru yang lebih terintegrasi.

CEO MDS Retailing itu menyatakan perubahan nama mencerminkan arah strategis perusahaan dalam memperluas konsep ritel yang lebih relevan dengan kebutuhan konsumen.

“Transformasi ini menandai langkah kami melampaui model bisnis tunggal menuju jaringan ritel multi-konsep yang lebih luas,” ujar dia.

Ke depan, perusahaan berencana mengembangkan berbagai konsep tersebut menjadi jaringan yang lebih terintegrasi. Strategi ini diarahkan untuk menjangkau segmen pelanggan yang lebih luas sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru.

Perubahan nama ini juga telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai bagian dari laporan informasi atau fakta material.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait