Market Hari Ini 12 May 2026 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

MDKA Masih Berat Rebound? Pasar Bersiap Uji Area 2.800

Tekanan teknikal saham MDKA masih dominan meski konsensus analis tetap bullish. Area 2.800 mulai menjadi titik penting untuk menentukan arah pergerakan berikutnya.

Saham MDKA masih dibayangi tekanan teknikal meski konsensus analis tetap bullish. Area 2.800 kini menjadi support penting untuk perdagangan besok.

Area 2.800 menjadi zona psikologis penting bagi MDKA dalam jangka pendek. (Foto: dok MDKA)
Area 2.800 menjadi zona psikologis penting bagi MDKA dalam jangka pendek. (Foto: dok MDKA)

Daftar Isi

  1. 01 Zona Psikologis Penting
  2. 02 Rekomendasi Beli Masih Kuat

KABARBURSA.COM – Saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) masih bergerak dalam tekanan setelah gagal membangun momentum rebound yang solid dalam beberapa perdagangan terakhir. Di tengah sentimen teknikal yang masih lemah, pasar kini mulai menguji apakah area 2.800 mampu menjadi titik penahan koreksi jangka pendek.

Pada perdagangan 12 Mei 2026, saham MDKA ditutup stagnan di level 2.870. Meski tidak bergerak dibanding penutupan sebelumnya, pergerakan intraday menunjukkan tekanan pasar masih cukup besar.

Saham dibuka di level 2.890 dan sempat menyentuh level tertinggi 2.910. Namun, beberapa saat kemudian turun hingga area 2.770, sebelum akhirnya ditutup kembali di kisaran 2.870. Koreksi ini berada pada transaksi sekitar Rp157,72 miliar dengan volume perdagangan mencapai 555,03 ribu lot dan frekuensi transaksi sekitar 11,96 ribu kali.

Zona Psikologis Penting

Pergerakan tersebut membuat pasar mulai melihat area 2.800 sebagai zona psikologis penting bagi MDKA dalam jangka pendek. Sebab, sejauh ini saham masih belum mampu keluar dari tekanan teknikal yang membayangi sejak beberapa pekan terakhir.

Indikator teknikal harian bahkan masih menunjukkan sinyal yang cukup berat. Rangkuman indikator menempatkan MDKA dalam kategori “sangat jual” dengan sembilan indikator utama masih memberikan sinyal jual.

RSI berada di level 34,08, stochastic di 40,21, sementara MACD masih berada di area negatif sekitar -127,53. Tekanan juga terlihat dari indikator bull/bear power yang masih negatif di kisaran -502,97.

Beberapa indikator bahkan mulai masuk area jenuh jual atau oversold. Williams %R berada di level -80,22 sementara StochRSI berada di level 11,24. Kondisi tersebut menunjukkan tekanan jual sudah cukup dalam, meski belum sepenuhnya memberi sinyal pembalikan arah yang kuat.

Dari sisi pivot point, area support penting MDKA kini berada di kisaran 2.687 hingga 2.634. Sementara area resistance terdekat berada di sekitar 3.047 hingga 3.104.

Artinya, selama saham belum mampu kembali menembus area 3.000, pasar masih akan membaca pergerakan MDKA berada dalam fase konsolidasi lemah.

Rekomendasi Beli Masih Kuat

Namun menariknya, tekanan teknikal tersebut justru berlawanan dengan pandangan konsensus analis terhadap fundamental MDKA. Data konsensus menunjukkan seluruh analis yang tercatat masih memberikan rekomendasi “beli” terhadap saham ini.

Sebanyak 14 analis masih menempatkan rating beli dengan target harga rata-rata 12 bulan berada di level 3.678. Angka tersebut mencerminkan potensi kenaikan sekitar 28,61 persen dibanding posisi harga terakhir di area 2.870.

Rentang target analis juga masih cukup lebar, dengan proyeksi tertinggi mencapai 5.242 dan target terendah berada di level 2.560. Di sini, pasar masih melihat prospek jangka panjang MDKA tetap menarik, terutama di tengah eksposur perseroan terhadap bisnis tembaga, emas, dan rantai pasok kendaraan listrik.

Untuk perdagangan besok, perhatian pasar kemungkinan masih akan tertuju pada kemampuan MDKA bertahan di atas area 2.800. Jika support tersebut mampu dijaga, peluang technical rebound menuju area 3.000 mulai terbuka. Namun bila tekanan jual kembali membesar dan support bawah ditembus, pasar berpotensi kembali menguji area 2.687 hingga 2.634.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait