Market Hari Ini 20 May 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

MDLA Lepas Aset Tanah Rp11,9 Miliar, Saham Malah Ambles

Medela Potentia mengumumkan transaksi afiliasi penjualan aset tanah di Cikarang senilai Rp11,97 miliar kepada PT Equilab International.

Saham MDLA turun 6 persen setelah Medela Potentia mengumumkan transaksi afiliasi penjualan tanah Rp11,97 miliar.

Saham PT Medela Potentia Tbk (MDLA) bergerak melemah tajam pada perdagangan Rabu, 20 Mei 2026, di tengah keterbukaan informasi. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)
Saham PT Medela Potentia Tbk (MDLA) bergerak melemah tajam pada perdagangan Rabu, 20 Mei 2026, di tengah keterbukaan informasi. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)

KABARBURSA.COM – Saham PT Medela Potentia Tbk (MDLA) bergerak melemah tajam pada perdagangan Rabu, 20 Mei 2026, di tengah keterbukaan informasi terkait transaksi afiliasi penjualan aset tanah oleh anak usaha perusahaan.

Saham MDLA berada di level Rp204 atau turun 14 poin setara 6,42 persen dibanding penutupan sebelumnya di level Rp218. Tekanan jual terjadi hampir sepanjang perdagangan sore setelah saham sempat bergerak di area tertinggi Rp220.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia, saham MDLA dibuka di level Rp218 dan sempat menyentuh level terendah Rp198. Nilai transaksi tercatat mencapai sekitar Rp3,1 miliar dengan volume perdagangan 15,17 juta saham dan frekuensi transaksi sekitar 151,69 ribu kali.

Tekanan terhadap saham muncul setelah perusahaan menyampaikan laporan informasi atau fakta material kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait transaksi jual beli tanah antar pihak terafiliasi.

Dalam keterbukaan informasi, Medela Potentia menjelaskan anak usaha perusahaan, PT Anugrah Argon Medica (PT AAM), melakukan transaksi penjualan tanah kepada PT Equilab International (PT EQL). Transaksi tersebut ditandatangani pada 18 Mei 2026 melalui akta jual beli di hadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah Evy Ferdiane SH.

Objek transaksi berupa lahan seluas 4.060 meter persegi yang berlokasi di Desa Harjamekar, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp11,977 miliar.

Manajemen menyatakan transaksi tersebut termasuk kategori transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 42/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan. Namun perusahaan menegaskan transaksi ini bukan transaksi material karena nilainya tidak melebihi 20 persen dari total ekuitas perusahaan.

Dalam dokumen tersebut dijelaskan PT AAM merupakan entitas anak yang 99 persen sahamnya dimiliki oleh Medela Potentia. Sementara struktur kepemilikan PT EQL terdiri dari PT Ekon Prima sebesar 70,56 persen dan Dra Hetty Soetikno sebesar 29,44 persen.

Manajemen juga menyebut transaksi telah melalui proses penilaian kewajaran oleh KJPP Iskandar dan Rekan. Hasil penilaian menyatakan transaksi tersebut berada dalam kategori wajar.

“Informasi atau fakta material yang diungkapkan tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha Perseroan,” tulis Direktur sekaligus Corporate Secretary Medela Potentia, Vimala Widjaja, dalam keterbukaan informasi tersebut.

Meski demikian, pergerakan saham MDLA justru bergerak negatif pada perdagangan hari ini. Pelemahan saham terjadi ketika tekanan pasar secara umum masih cukup tinggi di tengah volatilitas IHSG dan aksi jual pada sejumlah saham lapis menengah.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait