Market Hari Ini 18 Jun 2025 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

MedcoEnergi (MEDC) Operasikan PLTS 25MWp di Bali Timur

MedcoEnergi melalui Medco Power mulai operasikan PLTS 25MWp di Karangasem Bali untuk pasok listrik bersih 50 GWh per tahun ke jaringan PLN.

MedcoEnergi resmi operasikan PLTS 25MWp di Bali Timur. Proyek hasil kerja sama dengan Solar Philippines ini pasok energi bersih 50 GWh per tahun ke PLN.

Fasilitas panel surya milik MedcoEnergi (Foto: Dok. MedcoEnergi)
Fasilitas panel surya milik MedcoEnergi (Foto: Dok. MedcoEnergi)

Daftar Isi

  1. 01 Komitmen MedcoEnergi (MEDC) terhadap Energi Rendah Karbon

KABARBURSA.COM - PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) resmi mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 25 megawatt peak (MWp) di Karangasem, Bali Timur. 

Proyek ini dijalankan melalui anak usahanya, PT Medco Power Indonesia, dan menandai langkah strategis perusahaan dalam memperkuat portofolio energi terbarukan.

PLTS Bali Timur merupakan hasil kerja sama antara Medco Power dan Solar Philippines. Proyek ini telah memasuki tahap operasi komersial sejak 17 Juni 2025, dan akan memasok listrik ke jaringan PLN selama 20 tahun berdasarkan Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) dengan PT PLN (Persero).

Fasilitas ini ditargetkan dapat menghasilkan sekitar 50 gigawatt jam (GWh) energi bersih setiap tahun. Jumlah tersebut setara dengan kebutuhan listrik tahunan sekitar 42.000 rumah tangga. 

Selain itu, selama masa operasionalnya, PLTS ini diproyeksikan dapat menghindari emisi lebih dari 800.000 ton karbon dioksida (CO₂).

CEO Medco Power, Eka Satria, menyatakan bahwa integrasi pembangkit ini ke jaringan lokal akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. 

“Integrasi PLTS Bali Timur ke dalam jaringan listrik lokal akan memperkuat keandalan pasokan energi sekaligus mendukung keberlanjutan masyarakat serta kegiatan ekonomi di kawasan tersebut,” ujar Eka Satria, melalui siaran pers resmi, Rabu, 18 Juni 2025.

Komitmen MedcoEnergi (MEDC) terhadap Energi Rendah Karbon

Direktur & CEO MedcoEnergi, Roberto Lorato, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.

“Proyek PLTS Bali Timur merupakan bagian dari strategi jangka panjang MedcoEnergi untuk mendiversifikasi portofolio energi dan berinvestasi dalam solusi rendah karbon,” jelasnya.

Lorato menegaskan, MedcoEnergi akan terus memperluas portofolio energi terbarukannya. “Seiring dengan pertumbuhan portofolio energi terbarukan kami, MedcoEnergi tetap berkomitmen mendorong kemajuan yang memberikan nilai tambah lingkungan, sosial, dan ekonomi bagi Indonesia,” tambahnya.

MedcoEnergi merupakan perusahaan energi terkemuka yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham MEDC. 

Selain sektor minyak dan gas (migas), perusahaan juga aktif dalam bidang ketenagalistrikan, termasuk tenaga gas, surya, geotermal, dan minihidro melalui Medco Power. 

Di sektor tambang, MedcoEnergi memiliki kepemilikan di PT Amman Mineral Internasional Tbk yang mengoperasikan tambang tembaga dan emas.

Proyek PLTS Bali Timur memperkuat posisi MedcoEnergi sebagai pemain utama dalam transisi energi nasional. Upaya ini juga mendukung target pemerintah dalam pengurangan emisi gas rumah kaca serta peningkatan bauran energi baru dan terbarukan. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait