Market Hari Ini 11 Mar 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Menanti Data Ekonomi AS, Minyak Dunia Kembali Terkoreksi

Menanti Data Ekonomi AS, Minyak Dunia Kembali Terkoreksi
Menanti Data Ekonomi AS, Minyak Dunia Kembali Terkoreksi

KABARBURSA.COM-Harga minyak mengalami koreksi pada awal perdagangan pekan ini. Pada Senin pukul 06.50 WIB, harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April 2024 di New York Mercantile Exchange tercatat sebesar US$ 77,73 per barel, mengalami penurunan sebesar 0,36persen dari penutupan akhir pekan sebelumnya yang berada di level US$ 78,01 per barel.

Koreksi harga minyak terjadi pagi ini, menjelang rilis data inflasi AS dan laporan dari OPEC serta IEA yang akan menjadi sorotan minggu ini dan mungkin memberikan petunjuk mengenai prospek permintaan ke depan.

Dilansir dari Bloomberg, harga minyak Brent berjangka turun di bawah US$ 82 per barel setelah mengalami penurunan sebesar 1,1persen pada hari Jumat. Sementara itu, harga WTI diperdagangkan di bawah level US$ 78 per barel.

Harga minyak masih berada dalam kisaran perdagangan yang ketat karena investor tengah memperhatikan kemungkinan data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan, yang dapat menghambat pelonggaran kebijakan moneter.

Pergerakan harga minyak cenderung stabil karena faktor-faktor bullish dan bearish yang seimbang. Pengurangan produksi oleh OPEC+ dan ketegangan di Timur Tengah diimbangi dengan peningkatan pasokan dari luar OPEC serta kekhawatiran mengenai prospek ekonomi negara-negara importir utama, seperti China.

Sementara itu, OPEC dijadwalkan akan merilis laporan pasar bulanannya pada Selasa (12/3), sementara IEA akan menerbitkan perkiraannya pada Kamis. Hal ini diyakini akan menjadi acuan penting bagi pasar minyak global dalam menentukan arah pergerakan harga selanjutnya.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait