KABARBURSA.COM - Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, memperingatkan pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan dan harga bahan pangan yang terjangkau menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1445 Hijriah.
Dalam pandangannya, langkah yang diambil oleh pemerintah daerah memiliki dampak signifikan terhadap pengendalian inflasi secara nasional.
Rapat ini dianggap istimewa karena Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengundang seluruh pemangku kepentingan baik di tingkat pusat maupun daerah.
Tito menjelaskan bahwa pengendalian inflasi di tingkat daerah didukung oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang dipimpin oleh kepala daerah masing-masing, sementara di tingkat pusat, Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) juga terlibat.
Tito berharap bahwa setelah rapat koordinasi Badan Pangan Nasional (Bapanas), pemerintah daerah dapat segera melakukan pertemuan dengan para pemangku kepentingan, termasuk pengusaha, untuk mendalami isu-isu yang dibahas.
Inflasi pada Februari 2024, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), mencapai 2,75 persen secara year on year, yang dianggap masih dalam kisaran yang baik.
Menurut Mendagri, penting untuk mencari keseimbangan harga yang dapat menguntungkan produsen dan konsumen, mengingat Indonesia adalah negara produsen.
Dia juga mengidentifikasi beberapa komoditas yang perlu mendapat perhatian, seperti beras, cabai merah, telur ayam ras, minyak goreng, dan daging ayam ras, yang mengalami kenaikan harga menurut indikator minggu kelima Februari 2024.
Tito juga menyoroti daerah-daerah dengan inflasi tertinggi, termasuk Papua Selatan, Gorontalo, Papua Tengah, Bengkulu, Papua Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, dan Lampung.
Dia mendesak agar data ini digunakan untuk koreksi dan penyelesaian masalah melalui rapat-rapat dengan Forkopimda di tingkat daerah.