Market Hari Ini 04 Apr 2024 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Tim Editorial

Menhub Imbau Pemudik Patuhi Aturan Rekayasa Lalu Lintas

Menhub Imbau Pemudik Patuhi Aturan Rekayasa Lalu Lintas
Menhub Imbau Pemudik Patuhi Aturan Rekayasa Lalu Lintas

KABARBURSA.COM - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengimbau pemudik untuk patuh pada aturan rekayasa lalu lintas di Jawa Tengah demi menghindari kemacetan saat arus mudik dan balik Lebaran 2024 M/1445 Hijriah.

"Demi kelancaran perjalanan, saya meminta masyarakat untuk memantau informasi dari Kapolri melalui Kakorlantas terkait rekayasa lalu lintas di jalan tol dan jalan-jalan utama yang menjadi satu arah. Misalnya, saat penerapan one way dari Jakarta, pengendara dari Jawa Tengah harus melalui jalur arteri, sehingga mereka bisa mempersiapkan diri," ujar Budi dalam pernyataannya di Jakarta, Kamis 4 April 2024.

Bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Budi meninjau kesiapan area mudik di Jawa Tengah di Gerbang Tol Kalikangkung.

Menhub mengimbau masyarakat untuk selalu memperoleh informasi terbaru dan mematuhi aturan yang berkaitan dengan rekayasa lalu lintas di Jawa Tengah.

Dia juga mengingatkan agar pemudik memilih bus yang telah melewati pemeriksaan kelaikan operasi (ramp check) serta menggunakan supir yang telah memiliki izin, terutama jika menggunakan bus pariwisata.

Budi menegaskan bahwa pelanggar aturan akan ditindak tegas dengan tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan.

"Berkaitan dengan destinasi wisata, Polda sudah melakukan persiapan, namun, pemudik tetap harus memilih bus yang sudah melewati ramp check dan supir yang telah memiliki izin. Jika tetap menggunakan bus yang belum melewati ramp check, Polda akan memerintahkan untuk putar balik dan tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan," katanya.

Sementara itu, Muhadjir Effendy dari Kemenko PMK menyatakan bahwa Jawa Tengah adalah titik fokus utama arus mudik di Pulau Jawa. Oleh karena itu, penanganan arus mudik dan balik di wilayah ini sangat penting untuk menjaga kelancaran arus mudik secara keseluruhan di Pulau Jawa.

"Setelah meninggalkan Jakarta, di Jawa Tengah, ada pembagian arah perjalanan mudik. Ada yang menuju ke Selatan dan ada yang menuju ke Jawa Timur. Dengan penanganan yang baik, sekitar 50 persen permasalahan arus mudik darat di Jawa bisa teratasi," jelas Muhadjir.

Mengenai rekayasa lalu lintas, Kapolri Jenderal Listyo Sigit menyampaikan bahwa akan ada penambahan pintu exit tol, petugas tol tambahan, dan pembaca kartu tol untuk mempercepat proses pembayaran tol.

"Kami juga mengingatkan pemudik agar tidak memaksakan diri. Disiapkan area istirahat untuk beristirahat sejenak. Juga, sudah disiapkan jalur keluar yang mengarah ke arteri dengan banyak tempat istirahat. Hindari beristirahat di pinggir jalan karena berbahaya," kata Kapolri.

Dukungan keamanan arus mudik juga diberikan oleh TNI. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengungkapkan bahwa sebanyak 4.200 personel telah disiapkan untuk membantu Polri dalam pengamanan arus mudik. TNI juga menyiapkan alat transportasi darat, laut, dan udara jika diperlukan.

 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait