Market Hari Ini 26 Mar 2024 Penulis: Syahrianto Editor: Tim Editorial

Menhub Minta Masyarakat Hindari Arus Puncak Mudik

Menhub Minta Masyarakat Hindari Arus Puncak Mudik
Menhub Minta Masyarakat Hindari Arus Puncak Mudik

KABARBURSA.COM - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengajak masyarakat untuk menghindari kepadatan saat puncak arus mudik pada lebaran Idulfitri tahun ini.

"Masyarakat agar bisa melakukan perjalanan mudik lebih awal sebelum puncak arus mudik 5-8 April 2024 atau H-4, H-3 dan H-2. Di hari-hari itu akan tinggi sekali," kata dia dalam keterangan tertulis, Selasa, 26 Maret 2024.

Menyikapi potensi pergerakan yang tinggi, Budi mengatakan Kemenhub telah menyiapkan Posko Terpadu Angkutan Lebaran yang akan diselenggarakan mulai dari tanggal 3 hingga 18 April di Ruang Mataram Kantor Pusat Kementerian Perhubungan.

Menhub juga mengingatkan agar masyarakat jangan menggunakan sepeda motor untuk mudik karena sangat berbahaya.

"Masyarakat dapat menggunakan angkutan umum atau memanfaatkan program mudik gratis yang disediakan Kementerian Perhubungan atau instansi lain," jelasnya.

Lebih lanjut, Budi memaparkan sejumlah hal yang harus mendapat perhatian semua pihak dalam angkutan lebaran kali ini.

"Sejumlah titik kami harapkan bisa menjadi perhatian Polri. Pertama adalah pasar tumpah yang kerap menjadi titik masalah arus mudik, khususnya daerah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kedua adalah terkait pengaturan kapal di Pelabuhan Sulsel, Riau, Kaltim dan Jatim, khususnya Madura," terang Budi.

"Serta dari sisi udara, Bandara Soekarno Hatta dan Bandara Ngurah Rai Bali yang berpotensi lebih ramai dari biasanya agar bisa diberi perhatian lebih," tukas Menhub. (ari/prm)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait