KABARBURSA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memberikan klarifikasi terkait ketidakhadirannya saat Presiden Joko Widodo meresmikan jalan tol di Sumatra Utara pekan lalu.
"Saya ke Tunisia dan Portugal, baru pulang kemarin, Sabtu malam, terus kemarin saya ke Demak yang banjir," ungkap Basuki di Jakarta, Selasa 13 Ferbruari 2024.
Basuki menjelaskan bahwa dirinya sedang menjalani kunjungan kerja ke Tunisia dan Portugal saat peresmian tol di Sumut berlangsung. Kembali ke Indonesia pada hari Sabtu, Basuki langsung mengunjungi Kabupaten Demak, Jawa Tengah, yang mengalami dampak banjir rob.
Pernyataan ini juga menyingkirkan spekulasi tentang kemungkinan pengunduran dirinya dari Kabinet Indonesia Maju. Basuki menegaskan bahwa dia akan terus bekerja hingga akhir masa pemerintahan Presiden Jokowi-Wapres Ma'ruf Amin, sambil menegaskan stabilitas Kabinet Indonesia Maju saat ini.
"itu sudah lewat. Saya kan kerja terus," tegas Basuki.
Menteri yang menjabat sejak tahun 2014 ini juga menegaskan bahwa tidak ada perintah mundur yang diterimanya dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Dia mengungkapkan pertemuan terakhirnya dengan Megawati adalah saat ulang tahun presiden kelima Indonesia.
"Belum ketemu saya. (Kami bertemu saat) Ulang tahun beliau, dulu," ungkap Basuki.
Meski namanya sempat disebut-sebut dalam daftar menteri yang mungkin mengundurkan diri, Basuki Hadimuljono menegaskan keterusannya dalam Kabinet Indonesia Maju. Spekulasi ini sebelumnya diungkapkan oleh ekonom senior Faisal Basri, yang menyatakan bahwa sejumlah menteri teknokrat bersiap mundur akibat dugaan intervensi Presiden Jokowi dalam Pilpres 2024.