Market Hari Ini 05 Apr 2024 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Tim Editorial

Menteri ESDM Minta Waspadai Cuaca Ekstrem Periode Idulfitri

Menteri ESDM Minta Waspadai Cuaca Ekstrem Periode Idulfitri
Menteri ESDM Minta Waspadai Cuaca Ekstrem Periode Idulfitri

KABARBURSA.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang dapat mengganggu pasokan energi selama periode Ramadhan dan Idulfitri (Rafi) 2024.

"Cuaca harus diantisipasi. Semoga tidak ada cuaca yang ekstrem karena dapat mempengaruhi suplai material utama. Tapi, persiapan sekarang ini sudah cukup bagus," ujar Menteri Arifin dalam keterangannya di Jakarta, Jumat 5 April 2024.

Kunjungan kerja Menteri Arifin bersama Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati ke Integrated Terminal BBM, Surabaya, Jawa Timur, bertujuan memastikan ketersediaan stok BBM dan LPG dalam kondisi aman.

Stok BBM seperti Pertalite, Solar, dan Pertamax mencukupi kebutuhan selama periode tertentu. Langkah-langkah pengamanan pasokan energi tersebut didukung dengan pembentukan Posko Nasional Sektor ESDM oleh pemerintah.

"Diperlukan konsultasi terus-menerus dan kesiapan personel yang stand by untuk mengantisipasi kejadian yang memerlukan tindakan darurat," tambah Arifin.

Selain itu, Arifin juga menyoroti peningkatan konsumsi BBM selama periode Rafi, yang diperkirakan akan meningkat dua kali lipat dari hari biasa.

Kepala BPH Migas, Erika Retnowati, menyatakan bahwa stok BBM selama libur Idul Fitri tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, yang rata-rata mencapai 17 hari.

Menteri Arifin juga mendorong peningkatan jumlah stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) untuk mendukung pemudik yang menggunakan kendaraan listrik.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri ESDM dan Kepala BPH Migas juga mengunjungi pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) PT PLN Nusantara Power di Gresik, Jawa Timur, untuk memastikan pasokan listrik tetap aman.

Sebagai langkah mendukung transisi energi, PLN menggunakan compressed natural gas (CNG) sebagai bahan bakar pembangkit listrik. Hal ini merupakan apresiasi dari Menteri Arifin terhadap upaya PLN dalam mendukung peralihan energi dari BBM ke gas.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, termasuk Dirjen Ketenagalistrikan Jisman Hutajulu, Direktur BBM BPH Migas Sentot Harijady BTP, Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Mustika Pertiwi, Direktur Logistik & Infrastruktur PT Pertamina (Persero) Alfian Nasution, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan, dan Direktur Utama PT PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait