Market Hari Ini 05 Jan 2026 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

MINA Umumkan RUPSLB, Saham Bergerak Agresif

Pengumuman RUPSLB MINA memicu lonjakan harga dan aktivitas transaksi tinggi. Namun agenda rapat yang belum terungkap membuat pergerakan saham masih berbasis ekspektasi pasar.

MINA akan gelar RUPSLB 15 Januari 2026. Saham menguat hampir 8 persen, volatilitas meningkat, dan pasar menanti kejelasan agenda rapat luar biasa.

PT Sanurhasta Mitra Tbk. Foto: Dok Perusahaan.
PT Sanurhasta Mitra Tbk. Foto: Dok Perusahaan.

KABARBURSA.COM – PT Sanurhasta Mitra Tbk, berkode emiten MINA, mengumumkan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasar (RUPSLB) pada 15 Januari 2026. Dalam pengumuman resminya, MINA menegaskan pemegang saham yang berhak hadir adalah yang tercatat dalam daftar pemegang saham per 23 Desember 2025, hingga pukul 16.00 WIB.

Pemegang saham yang ingin hadir wajib melakukan pendaftaran melalui KSEI, untuk memperoleh Konfirmasi Tertulis untuk Rapat. Dan sesuai ketentuan, pemegang saham yang mewakili sedikitnya 1/20 dari total saham dengan hak suara. 

Meski belum dirinci apa saja agendanya, penyelenggaraan RUPSLB biasanya berkaitan dengan aksi korporasi strategis, perubahan struktur permodalan, transaksi material, atau keputusan penting lainnya yang memerlukan persetujuan pemegang saham di luar RUPS tahunan.

Meski demikianr Respons pasar terlihat cukup agresif. Pada perdagangan Senin siang, 5 Januari 2026, saham MINA menguat 7,89 persen ke level 492, dengan volume transaksi mencapai sekitar 12,16 juta saham dan nilai transaksi menembus Rp582,8 miliar. 

Harga sempat menyentuh level tertinggi harian di 525, sebelum terkoreksi dan bertahan di bawahnya. Struktur order book menunjukkan minat beli yang masih kuat di area 480–490, sementara tekanan jual mulai menumpuk bertahap di atas 500 hingga 525. 

Pola ini mencerminkan adanya tarik-menarik antara pemburu momentum dan pelaku yang mulai mengunci keuntungan.

Secara intraday, pergerakan MINA menunjukkan volatilitas yang meningkat seiring munculnya sentimen RUPSLB. Kenaikan harga tidak terjadi dalam kondisi sepi, melainkan ditopang frekuensi transaksi yang cukup tinggi, menandakan partisipasi pasar yang luas. 

Namun, belum terlihat indikasi dominasi satu arah yang ekstrem seperti antrean ARA, sehingga pergerakan masih berada dalam fase eksplorasi harga.

Dengan kombinasi pengumuman RUPSLB dan lonjakan harga, MINA kini memasuki fase sensitif. Pasar tampak sedang melakukan pricing in terhadap potensi keputusan penting yang akan dibahas pada 15 Januari mendatang. 

Selama agenda rapat belum diungkap secara rinci, pergerakan saham berpotensi tetap volatil dan sangat bergantung pada ekspektasi, bukan konfirmasi fundamental. Ini menjadikan MINA sebagai saham yang tengah diuji: apakah penguatan saat ini akan berlanjut seiring kejelasan agenda RUPSLB, atau justru berubah menjadi fase konsolidasi setelah lonjakan awal.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait