Market Hari Ini 02 Apr 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

MNC Bank (BABP) Kantongi Laba Rp81,78 Miliar, Apa Pendorongnya?

Kenaikan laba ditopang pertumbuhan pendapatan bunga, fee based income, dan efisiensi operasional.

MNC Bank (BABP) catat laba Rp81,78 miliar pada 2025 didorong pendapatan dan efisiensi operasional.

PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) mencatatkan laba bersih sebesar Rp81,78 miliar sepanjang 2025, meningkat 9,26 persen dibandingkan Rp74,85 miliar pada tahun sebelumnya. (Foto: Dok. Bank MNC Internasional)
PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) mencatatkan laba bersih sebesar Rp81,78 miliar sepanjang 2025, meningkat 9,26 persen dibandingkan Rp74,85 miliar pada tahun sebelumnya. (Foto: Dok. Bank MNC Internasional)

KABARBURSA.COM – PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) mencatatkan laba bersih sebesar Rp81,78 miliar sepanjang 2025, meningkat 9,26 persen dibandingkan Rp74,85 miliar pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini terjadi di tengah penguatan pendapatan dan efisiensi operasional.

Presiden Direktur MNC Bank, Rita Montagna, menyatakan kinerja tersebut mencerminkan efektivitas strategi bisnis yang dijalankan. 

“Peningkatan pendapatan operasional lainnya menunjukkan bahwa MNC Bank berhasil menangkap peluang di pasar modal dan layanan jasa perbankan,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Kamis, 2 April 2026.

Rita menambahkan, perusahaan akan terus memperkuat ekosistem digital untuk menjaga pertumbuhan. “Ke depan, kami akan terus memperkuat ekosistem digital melalui MotionBank untuk memberikan pengalaman perbankan yang lebih inklusif dan efisien,” kata dia.

Dari sisi operasional, laba operasional BABP meningkat 23,28 persen menjadi Rp93,26 miliar dari Rp75,65 miliar pada 2024. Kenaikan ini mencerminkan peningkatan produktivitas aset serta efektivitas proses bisnis di seluruh lini.

Pendapatan bunga juga menunjukkan pertumbuhan dengan total mencapai Rp1,52 triliun, naik dari Rp1,40 triliun pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini ditopang oleh penyaluran kredit yang tumbuh menjadi Rp11,61 triliun secara bruto.

Selain itu, pendapatan operasional lainnya meningkat menjadi Rp193,48 miliar. Kenaikan ini terutama berasal dari keuntungan penjualan efek serta peningkatan transaksi valuta asing.

Dari sisi permodalan, total ekuitas BABP tercatat sebesar Rp3,75 triliun pada akhir 2025. Peningkatan ini memberikan ruang bagi ekspansi bisnis dan penguatan investasi teknologi ke depan.

Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) meningkat menjadi Rp14,69 triliun. Pertumbuhan ini mencerminkan kepercayaan nasabah yang tetap terjaga terhadap layanan perbankan yang ditawarkan.

Untuk menjaga momentum, MNC Bank menetapkan fokus strategi pada 2026 yang mencakup percepatan digitalisasi melalui MotionBank, penguatan kualitas kredit, serta optimalisasi sinergi dengan ekosistem MNC Group.

Perseroan juga menargetkan pengembangan layanan perbankan digital yang lebih luas guna menjangkau basis nasabah yang lebih besar. Langkah ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait