Market Hari Ini 20 Dec 2023 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

MNCN Dapat Hak Siar UEFA Tahun 2024 dan 2028

MNCN Dapat Hak Siar UEFA Tahun 2024 dan 2028
MNCN Dapat Hak Siar UEFA Tahun 2024 dan 2028

KABARBURSA.COM - Entitas Grup MNC, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) melalui PT Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI) berhasil mengamankan hak siar eksklusif UEFA European Football (EURO) untuk tahun 2024 dan 2028. Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo, menyatakan keyakinannya bahwa hak siar EURO akan menjadi dorongan penting untuk mempertahankan tingginya jumlah penonton.

"Hak siar EURO ini akan membantu MNCN mempertahankan jumlah penonton yang tinggi. Kami percaya bahwa hal ini akan menciptakan lebih banyak ruang untuk periklanan, sponsorship, dan kemitraan yang dapat menguntungkan ekosistem Grup," ujar Hary Tanoesoedibjo.

Pada tahun 2021, RCTI berhasil mengumpulkan pangsa pemirsa sebesar 25.3 persen, dan selama periode penyelenggaraan EURO, rata-rata pangsa pemirsa di seluruh pertandingan mencapai 38.1 persen. Untuk pertandingan final EURO, Grup MNC melalui RCTI bahkan berhasil meraih pangsa pemirsa sebesar 50.2 persen.

Hary Tanoe mengakui tekanan yang dialami oleh industri media belakangan ini. Oleh karena itu, dia berharap gelaran UEFA EURO ini akan menjadi pendorong bagi MNCN untuk menarik perhatian lebih banyak penonton. Program EURO diharapkan juga akan memberikan dampak positif pada program-program lain yang dijadwalkan tayang sebelum dan sesudah perhelatan sepak bola Eropa ini.

"Diharapkan pangsa pemirsa dan rating program lainnya terangkat, yang akhirnya akan meningkatkan kinerja TV Free to Air (FTA) milik MNCN," tambah Hary Tanoesoedibjo.

Melihat laporan keuangan per September 2023, pendapatan usaha MNCN setelah dikurangi eliminasi mencapai Rp604 triliun. Angka ini mengalami penurunan 17.54 persen secara tahunan. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan pendapatan iklan sebesar 16.08 persen YoY, menjadi Rp531 triliun. Rinciannya, iklan digital mencapai Rp191 triliun, sementara non-digital senilai Rp339 triliun.

Laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk MNCN juga turun 47.44 persen secara tahunan, menjadi Rp87.054 miliar dari Rp165 triliun.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait