Market Hari Ini 09 Feb 2026 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

Modus Goreng Saham Tidak Bikin Gosong, MINA Ditutup Melesat Delapan Persen

Saham MINA melonjak lebih dari 8 persen meski indikator teknikal masih didominasi sinyal jual, menunjukkan reli intraday yang bersifat reaktif di tengah tren turun.

MINA ditutup naik 8 persen meski isu goreng saham mencuat. Reli dinilai sebagai technical bounce dengan area krusial di kisaran 235–260.

Ilustrasi. Foto: R Fadli/KabarBursa.
Ilustrasi. Foto: R Fadli/KabarBursa.

Daftar Isi

  1. 01 Indikator Teknikal MINA
  2. 02 Prediksi Harga Esok Hari

KABARBURSA.COM - Pergerakan saham PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) pada perdagangan Senin, 9 Februari 2026, menunjukkan dinamika yang menarik. Kenaikan harga terjadi di tengah tekanan teknikal yang secara agregat justru masih sangat berat ke bawah. 

Hingga jelang penutupan, MINA melesat lebih dari 8 persen dan diperdagangkan di level 244, naik 18 poin dibandingkan penutupan sebelumnya di 226. Secara intraday, harga dibuka di 234, sempat turun hingga menyentuh area terendah 222, lalu berbalik naik tajam dan bahkan sempat menyentuh level tertinggi harian di 254 sebelum akhirnya bergerak lebih stabil di kisaran 240–245.

Lonjakan ini memperlihatkan bahwa isu modus goreng saham yang sempat beredar tidak memberikan dampak signifikan terhadap minat beli jangka pendek. Justru sebaliknya, tekanan jual di awal sesi berhasil diserap dengan cepat, membuka ruang bagi reli intraday yang cukup agresif. 

Pola ini mencerminkan adanya minat beli spekulatif yang masuk setelah harga sempat ditekan ke area bawah, memicu technical bounce yang kuat dalam satu hari perdagangan.

Indikator Teknikal MINA

Namun, jika dibedah lebih dalam dari sisi indikator teknikal, struktur besar MINA masih berada dalam kondisi yang sangat tertekan. Hampir seluruh indikator momentum dan tren memberikan sinyal jual. RSI 14 hari berada di kisaran 33, menandakan kondisi lemah dan mendekati area jenuh jual. 

Stochastic dan Stochastic RSI bahkan sudah masuk wilayah jual berlebih yang ekstrem dengan Williams %R yang berada di sekitar minus 95 dan CCI di bawah minus 100. Artinya, reli hari ini lebih bersifat reaksi teknikal ketimbang perubahan tren.

MACD masih berada jauh di area negatif dengan selisih yang lebar, menunjukkan bahwa momentum turun belum sepenuhnya mereda. ADX yang berada di atas 60 memperlihatkan bahwa tren yang sedang berjalan memiliki kekuatan yang sangat tinggi, dan sejauh ini tren dominan tersebut masih mengarah turun. 

Artinya, meskipun harga hari ini melesat, struktur tren menengah belum berubah. Kenaikan lebih tepat dibaca sebagai pantulan tajam di dalam tren turun yang kuat.

Gambaran serupa terlihat pada indikator moving average. Harga MINA saat ini masih jauh berada di bawah MA5, MA10, MA20, hingga MA100, yang seluruhnya memberikan sinyal jual. 

Satu-satunya penopang struktural yang mulai terlihat adalah MA200, yang berada di kisaran 202–234 dan kini mulai didekati kembali oleh harga. Bertahannya harga di atas MA200 menjadi kunci penting, karena area ini sering berfungsi sebagai garis pemisah antara fase jatuh bebas dan fase konsolidasi dasar.

Dari perspektif level teknikal, area 241 menjadi titik pivot yang sangat penting. Harga hari ini berhasil ditutup sedikit di atas zona tersebut, yang menunjukkan adanya upaya pasar untuk menggeser keseimbangan jangka sangat pendek. 

Di sisi atas, area 250 hingga 260 kini menjadi zona uji terdekat. Rentang ini beririsan dengan resistance R1 klasik dan Fibonacci, serta menjadi area di mana tekanan jual berpotensi kembali muncul setelah lonjakan cepat hari ini. 

Selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas 260, ruang kenaikan masih sangat rawan dihadang realisasi untung.

Prediksi Harga Esok Hari

Untuk arah pergerakan esok hari, MINA berada di persimpangan penting. Jika harga mampu bertahan di atas 235 hingga 240, bias intraday masih membuka peluang lanjutan penguatan terbatas atau setidaknya konsolidasi di level yang lebih tinggi dibandingkan hari ini. 

Namun, jika tekanan jual kembali muncul dan harga turun menembus area tersebut, risiko pullback menuju 220 hingga 210 kembali terbuka, mengingat struktur tren besar masih bearish.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait