Market Hari Ini 11 Sep 2025 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

Momentum Rebound WIRG di Atas 160, tapi Sinyal Teknis Masih Campuran

WIRG bertahan di atas support 160–163 dan ditutup Rp179, tren jangka menengah mulai bullish meski sinyal teknikal harian masih campuran dengan resist 188–220.

Saham WIRG mantul dari support 160–163 ke Rp179. Tren jangka menengah menguat, target resistensi 188–220, teknikal harian masih beri sinyal campuran.

Logo PT Wir Asia Tbk. Foto: dok WIRG.
Logo PT Wir Asia Tbk. Foto: dok WIRG.

Daftar Isi

  1. 01 Strategi: Manfaatkan Batas Risiko Utama

KABARBURSA.COM - Saham PT Wir Asia Tbk (WIRG) kembali mencuri perhatian setelah berhasil menjaga posisinya di atas area konsolidasi penting pada kisaran 160–163. Pada perdagangan terakhir, harga ditutup di Rp179, naik 6,55 persen dari sesi sebelumnya, dengan volume transaksi yang cukup besar mencapai Rp225,4 miliar. 

Pola ini menegaskan bahwa area 160–163 telah menjadi support krusial yang berperan sebagai titik pantul utama dalam pergerakan harga WIRG.

Secara teknikal, grafik mingguan memperlihatkan pola akumulasi yang panjang setelah tren turun yang tajam sejak IPO. Breakout dari area konsolidasi bawah di 95–163 memberikan sinyal awal bahwa saham ini berpotensi memulai fase baru. 

Selama harga mampu bertahan di atas 163, peluang untuk melanjutkan reli tetap terbuka dengan resistance terdekat di Rp188, kemudian Rp220 sebagai target lanjutan. 

Jika kedua level tersebut mampu ditembus, ruang kenaikan menuju 256 bahkan 314 berdasarkan proyeksi Fibonacci bisa menjadi skenario berikutnya.

Namun, analisis indikator harian memperlihatkan kondisi yang lebih hati-hati. Rangkuman indikator teknikal menunjukkan sinyal “sangat jual”, dengan enam indikator mengarah ke tekanan jual dan hanya tiga yang memberi sinyal beli. 

Beberapa indikator momentum seperti Stochastic, Williams %R, CCI, dan ROC menandakan kecenderungan melemah, bahkan beberapa sudah masuk ke area oversold. Meski demikian, RSI masih sehat di level 57, ADX di 34 menegaskan tren yang cukup kuat, dan MACD tetap menunjukkan sinyal beli.

Moving average justru memberi konfirmasi lebih positif. Sebanyak 11 dari 12 MA berada di posisi “beli”, termasuk MA5, MA10, hingga MA200. Hal ini memperlihatkan bahwa tren jangka menengah dan panjang mulai berbalik arah, meski jangka pendek masih rawan koreksi. 

Pivot point menempatkan support di kisaran 165–170, sementara resistance terdekat ada di Rp178–181. Level ini akan menjadi penentu penting apakah WIRG siap melanjutkan reli atau kembali terkoreksi untuk menguji support bawah.

Strategi: Manfaatkan Batas Risiko Utama

Bagi investor, strategi yang bisa ditempuh adalah memanfaatkan area 160–163 sebagai batas risiko utama. Selama harga tetap bertahan di atas area tersebut, WIRG berpeluang melanjutkan penguatan. 

Entry agresif bisa dilakukan ketika harga berhasil menembus resistance 188 dengan volume besar, sementara bagi investor konservatif, menunggu konfirmasi di atas 220 bisa menjadi opsi yang lebih aman. 

Di sisi lain, disiplin dalam menjaga stop loss mutlak diperlukan, mengingat indikator teknikal jangka pendek masih memberikan sinyal campuran.

Kesimpulannya, WIRG berada pada fase krusial setelah keluar dari box konsolidasi panjang. Sinyal teknikal memang belum sepenuhnya solid, tetapi tren jangka menengah dan dukungan moving average menunjukkan potensi bullish yang mulai terbentuk. 

Investor disarankan mencermati level 163 sebagai support vital dan 188–220 sebagai resistance kunci yang akan menentukan arah pergerakan berikutnya.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait