Market Hari Ini 18 Dec 2025 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

MORA Umumkan Rencana Merger dengan MyRepublic

Manajemen MORA dalam keterbukaan informasi BEI menyampaikan, rancangan penggabungan ini telah dipersiapkan oleh kedua direksi perusahaan

PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) mengumumkan rencana penggabungan usaha atau merger dengan PT Eka Mas Republik atau biasa disebut MyRepublic.

Papan pantau IHSG di Bursa Efek Indonesia Foto: KabarBursa.com
Papan pantau IHSG di Bursa Efek Indonesia Foto: KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) mengumumkan rencana  penggabungan usaha atau merger dengan PT Eka Mas Republik atau biasa disebut MyRepublic.


Manajemen MORA dalam keterbukaan informasi BEI menyampaikan, rancangan penggabungan ini telah dipersiapkan oleh kedua direksi perusahaan dan telah disetujui oleh dewan komisarin baik MORA dan MyRepublic pada 16 Desember 2025.

Manajemen MORA menyebut, rencana merger ini akan dibahas di Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 25 Maret 2026. Hal ini bertujuan untuk mendengar keputusan para pemegang saham terkait rencana penggabungan usaha.

"Rancangan penggabungan ini belum dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan dan belum memperoleh persetujuan dari RUPSLB MORA dan MyRepublic," tulis manajemen MORA.

Disebutkan manajemen, rasio pertukaran penggabungan usaha yang telah disepakati adalah satu saham milik pemegang saham EMR akan mendapatkan 7.703,807548 saham MORA.


Melansir informasi manajemen di keterbukaan informasi, MORA adalah Penyedia Akses Jaringan (NAP) dan Penyedia Layanan Internet (ISP) sejak tahun 2000 dan sudah memiliki pelanggan di berbagai segmen termasuk Telco, ISP, Perusahaan dan Residential.

MORA juga merupakan salah satu penyedia Jaringan Fiber Optic Backbone yang terbesar di Indonesia, cakupan layanan domestik MORA tersebar luas di sepanjang Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara hingga Papua, dengan interkoneksi ke Singapura sebagai Cakupan Layanan Internasional.

Per September 2025, MORA memiliki total panjang kabel serat optik sebesar 57.779 km dan 6 enam data center yang tersebar di Batam, Medan, Palembang, Jakarta, Surabaya, Denpasar yang memiliki kapasitas data center sebesar 3,3 megawatt, dengan jumlah pelanggan enterprise sebanyak 16.806, total homepass sebanyak 951.663 dengan jumlah pelanggan ritel sebanyak 296.305.

Pada saat rancangan penggabungan ini di terbitkan, kegiatan usaha utama yang dijalankan oleh MORA adalah bergerak dalam bidang aktivitas telekomunikasi dengan kabel, internet service provider, jasa interkoneksi internet (NAP) dan data center.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait