Market Hari Ini 24 Jan 2025 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

MTDL Gandeng Databricks, Dukung Akselerasi Transformasi Digital di RI

MTDL Gandeng Databricks, Dukung Akselerasi Transformasi Digital di RI
MTDL Gandeng Databricks, Dukung Akselerasi Transformasi Digital di RI

Daftar Isi

  1. 01 Catatan Kinerja MTDL

KABARBURSA.COM - PT Metrodata Electronics, Tbk (MTDL) melalui anak usahanya, PT Mitra Integrasi Informatika (MII) resmi berkolaborasi dengan Databricks, perusahaan data dan AI serta platform analitik.

Kemitraan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi canggih Databricks kepada perusahaan-perusahaan di Indonesia dan mendukung akselerasi transformasi digital di berbagai sektor industri.

Nantinya, MII akan menghadirkan solusi Databricks yang dapat membantu perusahaan dalam mengelola data secara lebih efektif dan efisien. Databricks Data Intelligence Platform memungkinkan integrasi data yang mulus, mulai dari proses ETL (Extract, Transform, Load), pembuatan visualisasi data, pemodelan pembelajaran mesin, hingga pengembangan solusi AI generatif. Seperti dalam keterangannya di Jakarta, Jumat 24 Januari 2025.

Solusi ini juga mendukung kemampuan untuk mengelola dan mengoptimalkan infrastruktur data dengan bantuan teknologi AI generatif dan Natural Language Processing (NLP), yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan data menggunakan bahasa alami.

Di sisi lain, Databricks memanfaatkan teknologi canggih seperti Data Lakehouse dan AI generatif untuk memahami data secara lebih mendalam dan secara otomatismeningkatkan kinerja serta mengelola infrastruktur sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Dengan dukungan delta lake dan delta sharing, Databricks memungkinkan perusahaan untuk mengintegrasikan berbagai sumber data dalam satu platform yang aman dan mudah disesuaikan, tanpa perlu memindahkan data ke sistem penyimpanan yang tertutup.

Presiden Direktur PT Mitra Integrasi Informatika, Alexander Kuntoro mengatakan kemitraan strategis dengan Databricks merupakan  langkah bagi MII dalam mendukung transformasi digital perusahaan-perusahaan di Indonesia.

"Dengan membawa teknologi analitik dan kecerdasan buatan terdepan, kami berkomitmen untuk membantu klien kami memanfaatkan data mereka secara maksimal, guna mendorong inovasi dan pengambilan keputusan yang lebih cerdas," ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat, 24 Januari 2025.

Kuntoro menegaskan pihaknya percaya bahwa solusi berbasis  cloud dan AI dari Databricks akan membuka peluang baru bagi bisnis di Indonesia, serta mempercepat pengembangan ekonomi digital di tanah air.

Sebelumnya, MII juga telah menjalin kemitraan dengan Creatio, penyedia platform no-code global untuk mengotomatisasi alur kerja dan CRM dengan tingkat kebebasan maksimal.

Melalui kolaborasi ini, MII akan menjadi mitra strategis Creatio di Indonesia dengan menyediakan keahlian lokal dan solusi berbasis platform Creatio yang dirancang untuk membantu perusahaan dalam mengelola alur kerja dan CRM.

Alexander Kuntoro, mengatakan kemitraan dengan Creatio merupakan langkah strategis bagi pihaknya untuk menghadirkan solusi otomatisasi bisnis yang inovatif dan fleksibel bagi perusahaan-perusahaan Indonesia.

“Dengan platform no-code komposabel dari Creatio, kami memberikan kebebasan bagi bisnis untuk merancang dan mengelola otomatisasi sesuai dengan kebutuhan mereka, tanpa batasan teknis,” ujar dia dalam keterangan resmi beberapa waktu lalu.

Di tengah dunia bisnis yang terus berkembang, lanjutnya, solusi yang dapat disesuaikan dan diterapkan dengan cepat ini akan membantu perusahaan Indonesia beradaptasi, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat daya saing di pasar global.

“Kami percaya bahwa kemitraan ini akan mendorong transformasi digital di Indonesia, meningkatkan efisiensi operasional, dan membantu bisnis beradaptasi lebih cepat dengan dinamika pasar yang terus berubah.” ungkap Alexander.

Catatan Kinerja MTDL

Sebelumnya diberitakan, MTDL berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 13,3 persen sepanjang periode 9 bulan pertama tahun 2024 (9M24), meskipun menghadapi berbagai tantangan. Perusahaan mencatatkan pendapatan sebesar Rp17,2 triliun, yang menunjukkan kenaikan 14,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba bersih yang diraih mencapai Rp455,4 miliar, lebih tinggi dibandingkan dengan laba bersih pada 9M23 yang tercatat sebesar Rp401,8 miliar.

Peningkatan kinerja ini terutama didorong oleh unit bisnis distribusi yang menjadi penggerak utama pendapatan. Segmen distribusi, termasuk produk konsumer seperti PC dan notebook, serta produk komersial seperti server dan storage, menunjukkan pertumbuhan yang signifikan pada 9M24.

Penjualan smartphone juga mencatatkan peningkatan pesat, yang didorong oleh ekspansi pangsa pasar dari salah satu merek smartphone yang didistribusikan perusahaan. Secara keseluruhan, unit distribusi berhasil meraih pendapatan Rp13,5 triliun, naik 18,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, unit bisnis solusi & konsultasi mengalami sedikit penurunan pendapatan pada periode yang sama. Meskipun demikian, menjelang pembentukan kabinet baru, terlihat adanya peningkatan dalam pemesanan (order booking).

Pendapatan unit ini tercatat sebesar Rp4,2 triliun, turun 4,1 persen dari tahun sebelumnya. Hal ini diungkapkan dalam laporan resmi perusahaan pada 31 Oktober 2024 di Jakarta.

MTDL melihat adanya peluang besar seiring dengan tren perkembangan teknologi, khususnya dalam solusi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) seperti Cloud, aplikasi bisnis, platform bisnis digital, dan keamanan siber. Beberapa sektor utama yang mendukung pendapatan perusahaan antara lain sektor keuangan, telekomunikasi, migas, dan manufaktur.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait