Market Hari Ini 21 Dec 2025 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

NRCA dan ADHI Garap Proyek Pembangunan Jalan Tol Akses Patimban Paket I

Manajemen NRCA menyampaikan, jalan tol akses Patimban yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) akan menghubungkan Jalan Tol Cikopo - Palimanan di KM 89+475 menuju Pelabuhan Patimban

PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) telah melakukan penandatanganan surat perjanjian pekerjaan jasa konstruksi jalan tol akses Patimban

Aktivitas di papan pantau Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: KabarBursa.com/Desty Luthfiani.
Aktivitas di papan pantau Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: KabarBursa.com/Desty Luthfiani.

Daftar Isi

  1. 01 Pergerakan Saham NRCA dan ADHI

KABARBURSA.COM - PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) telah melakukan penandatanganan surat perjanjian pekerjaan jasa konstruksi jalan tol akses Patimban paket I.

Manajemen NRCA menyampaikan, jalan tol akses Patimban yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) akan menghubungkan Jalan Tol Cikopo - Palimanan di KM 89+475 menuju Pelabuhan Patimban di Subang Jawa Barat, dengan total panjang 37,05 km.

"Pembangunan fisik jalan tol ini dilaksanakan oleh BUJT PT Jasamarga Akses Patimban sepanjang 14,11 km, sedangkan sisanya sepanjang 22,94 km dibangun oleh Pemerintah dan sudah dimulai dibangun sejak akhir tahun 2023 yang lalu," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, Minggu, 21 Desember 2025.

Selanjutnya jika pembangunan fisik jalan tol tersebut sudah selesai, manajemen NRCA menyebut pengoperasian dan pemeliharaannya akan dilakukan oleh BUJT PT Jasamarga Akses Patimban.

Disampaikan pula, pembangunan jalan tol oleh BUJT PT Jasamarga Akses Patimban terdiri dari paket I yang memiliki panjang 7,10 km dan paket II dengan panjang 7,01 km.

Paket I dikerjakan oleh Kontraktor ADHI - NRC KSO dan akan dimulai pada kuartal pertama tahun 2026 dengan jangka waktu pelaksanaan selama 16 bulan.

"Jalan tol Paket I ini akan memiliki Simpang Susun (Interchange) Cipeundeuy yang terhubung dengan Kawasan Industri Subang Smartpolitan," tulis manajemen NRCA.

Pergerakan Saham NRCA dan ADHI

Saham NRCA terpantau tengah mengalami pergerakan melemah. Pada perdagangan Jumat, 19 Desember 2025, saham ini ditutup terkoreksi 9,87 persen ke level Rp1.780.

Secara mingguan, saham NRCA memang terlihat berada di zona merah usai melemah sebesar 9,41 persen.

Namun dalam periode satu bulan, NRCA masih membukukan lonjakan harga sebesar 62,56 persen. Bahkan dalam tiga bulan, saham ini telah melesat hingga 87,37 persen.

Penguatan NRCA terlihat semakin dominan dalam jangka menengah hingga panjang. Dalam enam bulan terakhir, saham ini tercatat melonjak hingga 481,70 persen. Secara year to date (YTD), NRCA telah menguat 405,68 persen, sementara dalam periode satu tahun  kenaikannya mencapai 414,45 persen.

Di sisi lain, saham ADHI ditutup stagnan di level Rp254 pada perdagangan yang sama. Meski stagnan dalam satu hari, kinerja saham ADHI menunjukkan penguatan dalam jangka pendek. Dalam sepekan terakhir, saham emiten konstruksi pelat merah ini naik 5,83 persen.

Namun demikian, secara bulanan dan tiga bulanan, pergerakan ADHI masih berada dalam tekanan. Dalam satu bulan terakhir, saham ADHI turun 2,31 persen, sementara dalam periode tiga bulan terkoreksi lebih dalam sebesar 11,19 persen.

Sedangkan, kinerja ADHI dalam horizon enam bulan dan year to date (YTD) masih mencatatkan penguatan masing-masing sebesar 9,48 persen dan 19,81 persen. Dalam periode satu tahun, saham ini juga menguat 15,45 persen. (*) 





 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait