Market Hari Ini 04 Mar 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

OJK: Bisnis Industri Asuransi Merekah pada Awal Tahun 2024

OJK: Bisnis Industri Asuransi Merekah pada Awal Tahun 2024
OJK: Bisnis Industri Asuransi Merekah pada Awal Tahun 2024

KABARBURSA.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan yang positif untuk industri asuransi di awal tahun 2024 ini.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mencatat aset industri asuransi meningkat sebesar 3,8persen secara YoY menjadi Rp903,07 triliun pada Januari 2024. Sebelumnya Ogi mencatat pada Januari 2023 total aset industri asuransi berada di angka Rp869,45 triliun. "Aset industri asuransi mengalami peningkatan di awal tahun ini," jelas Ogi pada RDK OJK, Senin 4 Maret 2024.

Ogi juga mencatat premi industri asuransi mengalami kenaikan. Dari industri asuransi jiwa pada Januari 2024 ini mengalami pertumbuhan sebesar 8,24persen YoY menjadi Rp17,34 triliun. Sebelumnya pada Januari 2023 premi asuransi jiwa tercatat Rp16,02 triliun.

Menurut Ogi ini merupakan awal yang positif untuk asuransi jiwa, mengingat sebelumnya premi asuransi jiwa sempat mengalami penurunan. "Ini awal yang bagus, sebelumnya di Desember 2023 sempat turun 7,99persen," ujar Ogi.

Sedangkan untuk industri asuransi umum dan reasuransi Ogi juga mencatat adanya pertumbuhan pendapatan premi pada Januari 2024 ini berada di angka Rp18,91 triliun tumbuh 30,09persen jika dibandingkan dengan Januari 2023 berada di angka Rp14,53 triliun.

"Asuransi umum dan reasuransi tumbuh 30,09persen di awal tahun ini," ucapnya. Ogi menyampaikan pertumbuhan pada industri asuransi ini didongkrak dengan kondisi kesehatan perusahaan asuransi, dimana tingkat RBC pada industri asuransi di atas batas minimum. Ia mencatat RBC asuransi jiwa berada di angka 447,68persen dimana angka tersebut jauh berada di atas batas minimum yaitu 120persen. Meski begitu, ia juga mencatat adanya penurunan pada RBC asuransi jiwa ini.

"Semula RBC asuransi jiwa di Januari 2023 berada di angka 474,04persen, turun tapi masih dalam batas aman," jelas Ogi. Sedangkan untuk industri asuransi umum dan reasuransi Ogi mencatat tingkat RBC pada Januari 2024 ini terjaga di angka 344,32persen. Menurutnya angka tersebut mengalami peningkatan dimana pada Januari 2023 berada di angka 319,51persen.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait