Market Hari Ini 17 Nov 2025 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Uslimin Usle

OJK Pede 20 Juta SID Capai Target pada Q1 2026

Akselerasi pertumbuhan tersebut terutama digerakkan oleh peningkatan signifikan jumlah investor ritel

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan keyakinannya pada target 20 juta Single Investor Identification (SID)

Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com
Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan keyakinannya pada target 20 juta Single Investor Identification (SID). Angka Kenaikan investasi di pasar modal bakal dikejar dengan keyakinan tercapai pada kuartal pertama tahun depan.

“Bukan tidak mungkin pada pertengahan atau awal kuartal I 2026, jumlahnya sudah melampaui 20 juta SID,” ujar Inarno dalam acara Capital Market Journalist Workshop–Media Gathering 2025 di Kabupaten Gianyar, Bali, Sabtu.

Ia menjelaskan bahwa akselerasi pertumbuhan tersebut terutama digerakkan oleh peningkatan signifikan jumlah investor ritel. Meski demikian, ia menekankan pentingnya peran investor institusional domestik agar semakin dominan dalam dinamika pasar modal Indonesia.

“Porsi terbesar memang masih berasal dari investor retail. Namun kami berharap investor institusional domestik dapat memperkuat kontribusi mereka,” katanya.

Ia menambahkan bahwa target itu sejalan dengan Roadmap Pasar Modal Indonesia 2022–2027, yang juga menetapkan sasaran 20 juta SID pada 2027.

“Ini konsisten dengan roadmap yang telah kita susun, yang menargetkan pencapaian 20 juta SID pada 2027,” lanjutnya.

Ia menegaskan bahwa OJK akan terus memperluas basis investor melalui penguatan program Systematic Investment Plan (SIP) serta peningkatan keterlibatan investor domestik dan global.

Per November 2025, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) melaporkan bahwa jumlah investor pasar modal Indonesia telah menyentuh 19,32 juta SID, tumbuh 30 persen year to date (ytd) dibandingkan akhir 2024.

Dari sisi komposisi aset, investor domestik menguasai 62,77 persen, sementara investor asing memegang 37,23 persen.

Pada kesempatan itu juga, Inarno menargetkan kapitalisasi pasar modal Indonesia (market cap) dapat mencapai 70 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir 2025.

Saat ini, kapitalisasi pasar telah berada di angka 69,18 persen dari PDB, melewati target 68 persen yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Berdasarkan data penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (14/11) sore, kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp15.316 triliun. Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah menguat 18,23 persen year-to-date (ytd) ke level 8.370,44.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait